Bisa Picu Kematian Dini, Kenali Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama

Risiko, kesehatan, dampak, akibat, duduk, terlalu, lama, kerja, bahaya, gangguan, kematian, jantung, penyakit, stroke, ginjal, peneliti, studi, penelitian, posisi, berdiri, wanita, komputer, kolesterol, tekanan, darah, diabetes, obesitas Kebanyakan aktivitas masa kini dilakukan dalam keadaan duduk

terlalu banyak dapat membunuh Anda bahkan jika Anda berolahraga secara teratur. Sebuah American Cancer Society menunjukkan, jika Anda duduk selama enam jam sehari atau lebih, risiko kematian dini Anda melonjak 19 persen, dibandingkan dengan orang yang duduk kurang dari tiga jam.

Para penulis penelitian menambahkan, duduk dapat membunuh Anda dalam 14 cara, termasuk melalui kanker, jantung, stroke, diabetes, ginjal, bunuh diri, paru obstruktif kronik (COPD), paru-paru, hati, ulkus peptikum dan pencernaan lainnya, Parkinson, Alzheimer; saraf; dan muskuloskeletal. “Pesan sederhananya adalah kita harus bergerak lebih banyak,” kata ketua penelitian, Alpa Patel, yang sekaligus direktur strategis dari penelitian pencegahan kanker.

Ia menambahkan, semakin sedikit duduk, semakin baik untuk Anda. “Memutus satu jam duduk dengan 2 menit berdiri atau aktivitas ringan dapat meningkatkan kolesterol, gula darah dan tekanan darah,” tambahnya. Menurut sebuah penelitian, duduk terlalu lama sampai berjam-jam dapat mengganggu sistem metabolisme dalam . yang ditimbulkan adalah terjadi penurunan kolesterol dalam . Ini akan mengakibatkan pada masalah secara keseluruhan.

Duduk terlalu lama juga akan meningkatkan peluang sakit jantung termasuk serangan jantung dan kategori penyakit jantung lain. Penyebabnya adalah ketika duduk lama maka tubuh akan menjalankan metabolisme lambat. Darah yang mengalir dalam tubuh berjalan lebih lambat sehingga menyebabkan otot tidak bisa membakar kalori seperti lemak. Akibatnya maka ada banyak lemak yang menumpuk otot dan pembuluh darah. Risiko panjangnya adalah lemak akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan gangguan jantung. Laki-laki dan perempuan yang duduk selama lebih dari 10 jam per hari maka akan memiliki resiko tinggi terkena penyakit jantung.

Studi ini tidak dapat membuktikan sebab dan akibat, tetapi jelas bahwa orang Amerika menghabiskan lebih banyak waktu di kursi mereka – menonton TV, bekerja dan bermain di komputer dan smartphone. Para peneliti mencatat, dengan kebiasaan duduk mereka dalam waktu yang cukup lama, cukup berkaitan dengan beragam penyakit yang mereka derita.

Sebuah penelitian di Australia memperkirakan bahwa 90 persen waktu yang dihabiskan oleh pengangguran adalah mereka yang tidak bergerak, dan lebih dari setengahnya dihabiskan untuk menonton TV atau duduk di depan komputer.

Risiko, kesehatan, dampak, akibat, duduk, terlalu, lama, kerja, bahaya, gangguan, kematian, jantung, penyakit, stroke, ginjal, peneliti, studi, penelitian, posisi, berdiri, wanita, komputer, kolesterol, tekanan, darah, diabetes, obesitas

Menghabiskan waktu lama duduk menonton TV

Tidak jelas mengapa duduk lama dianggap tidak , kata Patel. Ada kemungkinan bahwa orang yang menghabiskan banyak waktu di sofa juga memiliki perilaku tidak lainnya, seperti camilan berlebihan. Selain itu, duduk dalam waktu yang lama dikaitkan dengan tingkat trigliserida, gula darah, tekanan darah dan insulin yang lebih tinggi. Duduk juga telah dikaitkan dengan peradangan yang disebabkan oleh obesitas.

Konsekuensi ini mungkin menjelaskan mengapa duduk dikaitkan dengan kematian akibat penyakit jantung, hati dan ginjal, serta kanker, diabetes dan COPD. Wanita yang duduk selama 7 jam sehari memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena diabetes tipe 2. Bila kebiasaan ini dilakukan rutin secara terus-menerus setiap hari, maka siap-siap untuk terkena penyakit ini. Tidak jelas mengapa kematian akibat bunuh diri, Parkinson dan Alzheimer, serta gangguan saraf dan muskuloskeletal, tampaknya terkait dengan duduk.

Peningkatan risiko kematian berbeda dengan terserang penyakit, mulai dari 10 persen untuk kanker hingga 60 persen untuk penyakit muskuloskeletal, kata Patel. Untuk penelitian ini, tim Patel mengumpulkan data tentang hampir 128.000 pria dan wanita yang merupakan bagian dari studi pencegahan American Cancer Society. Pada awal penelitian, semuanya bebas dari penyakit kronis besar. Selama 21 tahun masa tindak lanjut, hampir 49.000 orang meninggal.

Dr. David Katz, direktur Pusat Penelitian Pencegahan Yale-Griffin di Derby mengatakan, pihaknya telah mengetahui untuk beberapa waktu sekarang bahwa duduk untuk waktu yang lama setiap hari berbahaya bagi kesehatan. Dia mencatat bahwa penelitian ini menghubungkan posisi duduk yang berlebihan dengan peningkatan risiko kematian dini dari berbagai penyebab – semuanya, mulai dari penyakit jantung hingga bunuh diri. “Apakah ini berarti bahwa duduk secara berlebihan meningkatkan risiko bunuh diri? Itu tampaknya tidak masuk akal,” kata Katz. “Mungkin orang yang depresi kurang memiliki motivasi untuk bangkit dan pergi keluar. Tetapi sekali lagi, kita tahu bahwa aktivitas rutin penting bagi kesehatan mental, sehingga beberapa kontribusi kesementaraan terhadap tingkat keparahan depresi tidak keluar dari pertanyaan.”

Meskipun studi lebih lanjut diperlukan untuk mencari tahu mengapa duduk tampaknya meningkatkan risiko kematian dini, apa yang harus dilakukan tentang itu bukan misteri, katanya. “Obatnya ada di tangan – berdiri, peregangan, jalan-jalan, ulangi,” kata Katz, yang juga mantan presiden American College of Lifestyle Medicine. Laporan itu diterbitkan pada bulan Juni di American Journal of Epidemiology.

Risiko, kesehatan, dampak, akibat, duduk, terlalu, lama, kerja, bahaya, gangguan, kematian, jantung, penyakit, stroke, ginjal, peneliti, studi, penelitian, posisi, berdiri, wanita, komputer, kolesterol, tekanan, darah, diabetes, obesitas

Mengurangi durasi duduk dengan beraktivitas fisik lain

Namun dari semua kabar buruk tersebut, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari gangguan kesehatan akibat duduk terlalu lama, yaitu:

Minumlah lebih banyak air

Selain minum air sangat baik bagi kesehatan, hal ini akan ‘memaksa’ Anda untuk lebih sering berdiri walau hanya sekadar mengambil air. Ini juga memungkinkan Anda untuk sering pergi ke toilet.

Berdiri sebentar setiap 30 menit sekali

Berdirilah atau melakukan aktivitas ringan setiap 30 menit sekali untuk merilekskan tubuh anda dari kekakuan.

Gunakan tangga

Daripada menggunakan lift, lebih baik menggunakan tangga sekalian ‘olahraga ringan’. Hal ini dapat membuat tubuh anda lebih bugar.

Gunakan meja yang fleksibel

Jika memungkinkan, gunakan meja yang bisa diatur ketinggiannya, sehingga dapat diubah posisinya untuk digunakan saat duduk ataupun berdiri.

Hampiri rekan kerja Anda

Hampiri langsung rekan kerja anda bila ingin menyampaikan sesuatu daripada menggunakan telepon atau pesan singkat.

Berbagai jenis pekerjaan dan aktivitas dengan duduk yang terlalu lama memang berbahaya. Dengan berbagai gerakan ringan seperti berdiri, merubah posisi duduk dan berjalan maka akan mengurangi resiko duduk terlalu lama. Jadi mulai sekarang Anda bisa mencoba untuk lebih banyak bergerak.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: