Awas, Bekas Jerawat pada Orang Berkulit Gelap Berpotensi Keloid

Ilustrasi: jerawat pada kulit gelap (sumber: medicalnewstoday.com)Ilustrasi: jerawat pada kulit gelap (sumber: medicalnewstoday.com)

Jerawat adalah sebuah kondisi kulit yang paling umum dan diderita sekitar 85% remaja dengan banyak faktor pemicu.[1] Sementara jerawat pada kulit cerah atau berwarna putih lebih cepat disembuhkan dan biasanya tidak berisiko hiperpigmentasi, berbeda dengan jerawat pada kulit gelap. Jerawat yang timbul pada orang berkulit gelap diketahui bisa bermanifestasi menjadi flek atau noda hitam di kulit, bekas yang tak kunjung hilang, hingga keloid atau jaringan parut.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, melanin adalah molekul yang sama dengan pigmen pada kulit dan rambut, yang berguna untuk melindungi tubuh dari paparan sinar ultraviolet yang dapat merusak tubuh. Selain itu, melanin dikatakan mampu melindungi kulit dari inflamasi atau peradangan.

Ketika kulit meradang karena jerawat, kulit secara otomatis akan melepaskan melanin dalam jumlah banyak dan inilah yang menyebabkan bintik hitam setelah munculnya jerawat. Noda hitam di kulit akibat jerawat lebih dikenal sebagai hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH) yang biasanya mampu bertahan lebih lama daripada jerawat itu sendiri. Ini lebih sering dialami oleh orang yang memiliki warna kulit gelap.

Baca juga:  Info Kandungan & Manfaat Sabun Pepaya untuk Kulit

Dalam kasus yang lebih parah, jerawat tidak hanya bermanifestasi menjadi flek hitam di wajah individu yang berkulit gelap, tetapi juga jaringan parut bertekstur, bahkan keloid yang berkembang akibat peradangan jerawat. Keloid seperti ini diketahui tidak bisa dihilangkan dalam waktu yang cepat dan biasanya akan menempel di kulit selama berbulan-bulan hingga tahunan. Untuk mengobatinya juga dibutuhkan treatment khusus menggunakan obat-obatan dan bisa juga operasi kecil.

Untuk Anda yang memiliki kulit berwarna gelap, Anda tidak bisa melakukan pengobatan secara sembarangan. Anda perlu mengetahui secara detail apakah yang Anda alami memang jerawat atau bukan. Konon, orang dengan warna kulit gelap lebih rentan terhadap rambut yang tumbuh ke dalam atau ingrown, dengan gejala seperti jerawat.

Jika Anda mengalami hal serupa, Anda tidak bisa menggunakan obat jerawat untuk mengatasi ingrown. Untuk hal seperti ini, Anda perlu menggunakan treatment khusus untuk mencabut rambut yang tumbuh ke dalam atau menggunakan laser. Sementara itu, untuk kasus jerawat pada orang berkulit gelap, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Ilustrasi: memakai krim perawatan kulit (sumber: today.com)

Ilustrasi: memakai krim perawatan kulit (sumber: today.com)

Cara Mengobati Jerawat untuk Kulit Gelap

Untuk mengobati jerawat pada mereka dengan kulit berwarna gelap, bisa menggunakan produk yang mengandung retinoid dan retinol topikal. Produk seperti ini dipercaya mampu membersihkan pori-pori, mengurangi peradangan, mempercepat proses pergantian kulit, dan mencegah flek hitam serta mengobati PIH, termasuk jaringan parut.

Baca juga:  Memenuhi Hasrat ‘Kulit Putih’ Orang Indonesia, La Tulipe Luncurkan Produk Intensive Whitening Cream

Sebagai langkah awal, Anda bisa mulai mengoleskan produk retinoid yang lebih ringan seperti gel. Selanjutnya, Anda bisa meningkatkan dosis untuk membantu tubuh beradaptasi dengan obat tanpa menyebabkan iritasi berlebihan. Beberapa ahli kulit juga merekomendasikan produk yang mengandung benzoyl peroxide untuk menghilangkan bakteri penyebab jerawat di kulit.

Anda tidak disarankan untuk memencet dan mengorek jerawat, karena bisa menyebabkan jerawat menyebar dan memperlambat proses penyembuhan. Jika jerawat mulai bisa dikendalikan (sudah tidak meradang dan mulai kering), maka PIH atau bekas jerawat akan memudar seiring berjalannya waktu. Namun, bagi Anda yang tidak sabar dengan prosesnya, Anda bisa mempercepatnya dengan menggunakan skincare.

Bagi Anda yang memiliki kulit gelap, sebaiknya Anda menghindari produk yang mengandung dosis kortikosteroid berlebihan, karena bisa menyebabkan jerawat baru yang biasa dikenal dengan jerawat steroid. Jenis jerawat ini bisa muncul akibat penggunaan produk kosmetik dalam jangka panjang dan biasanya sulit untuk disembuhkan.

Baca juga:  Olay Total Effects 7 in One Cream Cleanser, Krim Pembersih Untuk Kulit Berminyak

Sebagai gantinya, Anda bisa mencari sediaan skincare yang mengandung asam azelaic, asam glikolat, dan asam kojic. Formulasi bahan-bahan ini terbilang cukup aman untuk kulit yang gelap dan tidak berisiko terhadap infeksi atau alergi. Meskipun begitu, Anda juga perlu mengetahui dosis yang tepat dengan cara berkonsultasi dengan dokter kulit atau dermatologis.

Sebagai tips untuk mencegah PIH, termasuk keloid akibat jerawat, Anda harus mengoleskan tabir surya secara rutin sebelum keluar rumah. Sementara itu, jika Anda sudah terlanjur memiliki keloid akibat jerawat, Anda bisa mempercepat proses penyembuhan dengan cara laser atau menggunakan mikrodermabrasi. Tentunya, prosedur ini tidak bisa Anda lakukan sendiri dan harus dilakukan oleh ahlinya.

[1] Narayenah, Mohana & Nyoman Suryawati. 2017. Karakteristik Profil Jerawat Berdasarkan Indeks Glikemik Makanan pada Mahasiswa Semester III Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun 2014. DOAJ Intisari Sains Medis, Vol. 8(2): 139-143.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: