Bagaimana Cara Membedakan Serum dan Essence?

Ilustrasi: kulit sehat

Skincare sudah menjadi kebutuhan utama bagi kaum Hawa di era milenial seperti sekarang. Alasannya bukan hanya karena tuntutan karir yang mewajibkan memiliki wajah sehat, tetapi juga keinginan diri untuk tampil lebih ideal. Dari sekian banyak produk skincare yang ada, masih ada yang belum bisa membedakan serum dan essence. Sementara dua produk tersebut memiliki tampilan yang sama, lalu apa bedanya?

Seringkali para wanita dibingungkan oleh produk perawatan kulit berbentuk serum dan essence. Dari tampilan, mungkin Anda akan kesulitan membedakan serum dan essence. Apalagi, tak jarang banyak produsen kosmetik yang mengemas kedua produk ini dalam bentuk yang sama, yaitu botol pipet. Meskipun ada juga produsen kosmetik yang mencoba membuat kemasan serum dan essence berbeda.

Perbedaan Serum dan Essence

Biasanya, untuk membedakan kemasan serum dan essence, pabrik skincare akan memberi label di bagian kemasannya dengan warna huruf yang mencolok. Ada juga perusahaan yang mengemas serum dan essence dengan tampilan wadah yang berbeda. Sebagai contoh, ada serum yang dikemas dalam wadah botol tetes, sedangkan untuk essence dikemas dalam wadah spray.

Secara teori, serum adalah sediaan kosmetik dengan viskositas rendah, dan karenanya dikategorikan sebagai sediaan emulsi. Serum sendiri memiliki kelebihan pada konsentrasi bahan aktif tinggi, sehingga efeknya lebih cepat diserap oleh kulit. Selain itu, serum cenderung memberikan efek yang menenangkan untuk kulit wajah dan mudah menyebar di permukaan kulit. Hal ini juga terkait dengan viskositasnya yang tidak terlalu tinggi.[1]

Baca juga:  Bolehkah Memakai Tabir Surya yang Sudah Kedaluwarsa? Apa Dampaknya?
Ilustrasi: essence kemasan spray

Ilustrasi: essence kemasan spray

Berbeda dengan serum, dilansir dari hellosehat, essence memiliki tekstur yang lebih cair daripada serum. Ini juga dapat diartikan bahwa essence memiliki viskositas yang lebih rendah daripada serum. Sehingga, dapat lebih cepat diserap dan menyebar ke permukaan kulit, jika dibandingkan dengan serum.

Selain dilihat dari segi tekstur atau viskositas, serum dan essence memiliki perbedaan pada tingkat dan konsentrasi bahan aktif yang digunakan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, serum merupakan emulsi dari berbagai macam bahan aktif yang tinggi. Sementara itu, essence cenderung memiliki emulsi dari berbagai macam bahan aktif berkonsentrasi rendah.

Dapat dikatakan, kandungan serum lebih banyak dan padat dibanding essence. Hal ini juga menjadi alasan mengapa tekstur serum lebih kental dibanding essence. Selain itu, beberapa varian serum juga sering dikombinasikan dengan bahan minyak nabati atau oil base, sedangkan essence lebih cenderung water base.

Baca juga:  Gejala dan Tanda-tanda Tiroid Bermasalah Yang Harus Diketahui Wanita

Kandungan minyak dalam serum memiliki manfaat untuk membuat tekstur serum lebih kental dan mempertahankan efeknya di kulit wajah. Tipe serum oil base seperti ini biasanya digunakan sebagai sediaan untuk menambah kadar minyak dalam kulit atau sebagai pelembap, sehingga diklaim cocok bagi Anda yang memiliki kondisi kulit kering dan pecah-pecah. Sementara itu, essence yang secara umum hanya tersedia dalam varian waterbase, biasanya lebih diperuntukkan bagi Anda yang memiliki kulit sensitif dan berminyak.

Ilustrasi: aneka produk serum (sumber: theskincareedit.com)

Ilustrasi: aneka produk serum (sumber: theskincareedit.com)

Dilihat dari fungsinya, serum dan essence memiliki manfaat yang berbeda untuk kesehatan dan keindahan kulit. Karena bahan yang digunakan untuk membuat serum lebih banyak dan padat, sehingga fungsinya juga lebih banyak daripada essence. Secara umum, serum berfungsi untuk membantu proses penyembuhan pada kulit dan merawat kulit, sedangkan essence berfungsi untuk menutrisi dan menjaga kelembapan kulit.

Selain itu, ada fungsi tambahan yang ada pada serum maupun essence tergantung dari bahan yang digunakan. Biasanya, kedua produk tersebut digunakan untuk mencerahkan wajah, mengencangkan kulit, dan meningkatkan elastisitas serta kekenyalan kulit wajah. Dengan manfaat yang berbeda, bagaimana cara memakai serum dan essence yang tepat?

Baca juga:  Minyak Kelapa Murni Diklaim Mampu Atasi Gejala Psoriasis

Cara Memakai Serum dan Essence

Cara memakai serum dan essence sangatlah mudah. Anda hanya perlu memilih di antara dua produk tersebut, produk mana yang lebih Anda butuhkan. Sementara, bagi Anda yang ingin memakai kedua produk tersebut sekaligus, Anda perlu mempertimbangkan teksturnya.

Karena essence memiliki tekstur yang lebih ringan dan cair, maka pilihlah essence terlebih dahulu untuk dioleskan ke wajah. Setelah kering atau terserap dengan baik, baru gunakan serum sebagai pelapis kedua. Biarkan serum terserap hingga kering di kulit Anda, sebelum Anda mengaplikasikan berbagai macam produk perawatan kulit lainnya.

Perlu Anda ketahui bahwa hasil akhir pemakaian serum maupun essence pada setiap orang bisa berbeda. Hal ini tergantung bahan produk yang Anda gunakan dan kondisi kesehatan kulit masing-masing.

[1] Kurniawati, Azizah Yunita. 2018. Karakteristik Sediaan Serum Wajah dengan Variasi Konsentrasi Sari Rimpang Temu Giring (Curcuma heyneana) Terfermentasi Lactobacillus bulgaricus (Artikel Penelitian). Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang: 1-11.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: