Bebaskan Diri dari ANTs yang Menyabotase Hidup Anda

Ilustrasi: bingung dengan pikiran negatif (sumber: firstcry)Ilustrasi: bingung dengan pikiran negatif (sumber: firstcry)

Tidak semua orang yang overthinking memiliki pemikiran optimis dan malah sebagian besar adalah negatif. Terbiasa berpikiran negatif, beberapa orang, khususnya remaja masa kini mulai terjebak dengan automatic negative thoughts (ANTs). Secara psikologi, hal ini cukup membahayakan, karena bisa menyabotase hidup dan membuat penderitanya merasa tidak mampu berbuat apa-apa. Untuk itu, bebaskan diri Anda dari ANTs.

Apa Itu ANTs?

ANTs adalah aliran pikiran yang kita sadari kehadirannya, tetapi otak kita tetap berusaha memperhatikannya. Berbentuk pikiran negatif bernuansa pesimis dan memiliki penilaian atau interpretasi bernuansa negatif mengenai kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita, ANTs akan memengaruhi mood dan berimbas pada penurunan fungsi kerja tubuh.[1]

Pada beberapa orang ANTs muncul begitu saja dipicu beberapa hal dan kondisi. Over thinking dan sering melamun juga termasuk ciri khas pola ANTs. Terdiri dari banyak kategori, banyak orang kerap merasa pikiran dan sensasi negatif yang mereka rasakan kerap tumpang tindih.

ANTs sering membuat seseorang merasa tidak berdaya dan mengeluarkan coping yang tidak tepat. Jika coping tidak tepat, sulit bagi Anda untuk bisa bertahan dan menyikapi masalah yang Anda hadapi dengan baik.

Baca juga:  Tips Atasi Baby Blues, Postpartum Depression, dan Postpartum Anxiety

Kemunculan ANTs membuat sebuah lingkaran setan dalam diri pengidapnya. Ini juga yang membuat mereka menilai bahwa situasi apapun yang ada kaitannya dengan pemicunya, seperti tempat, kata-kata, perilaku, dan sebagainya, adalah hal yang tidak menyenangkan. Dengan begitu, para penderita seringkali tidak pernah berhasil mengatasi rasa takut dalam dirinya agar bisa melakukan perlawanan terhadap ANTs.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, pemikiran ANTs umumnya memaksa orang untuk menafsirkan situasi yang menyedihkan dengan cara yang tidak seimbang tanpa memeriksa bukti aktual yang ada. Itu bisa mengurangi kebahagiaan kecuali bagi orang yang belajar mengenali dan melucuti distorsi kognitif ini.

Bagaimana ANTs Menyerang?

Ilustrasi: cemas karena pikiran negatif (sumber: theconversation)

Ilustrasi: cemas karena pikiran negatif (sumber: theconversation)

“ANTs sangat umum dan menyebabkan kesengsaraan,” kata Jacqueline Samson, seorang psikolog di Rumah Sakit McLean yang berafiliasi dengan Harvard. “Ketika orang masuk ke keadaan pikiran negatif, sangat mudah untuk mengingat semua hal buruk yang dikatakan atau dilakukan seseorang kepada Anda, dan sulit untuk mengingat kebahagiaan Anda.”

Menurut sebuah penelitian, ANTs cenderung menyerang ketika kita cemas atau tertekan. Sementara kebanyakan dari kita menyerah pada distorsi kognitif seperti ini, ANTs hanya menjadi masalah jika berada di level kronis atau ekstrem.

Baca juga:  Tanpa Curling Iron, Berikut Cara Membuat Rambut Ikal Bagian Bawah Secara Alami

“Untuk memproses informasi dengan cepat, kita cenderung menyaringnya dalam kategori apa yang sudah kita ketahui. Saat kita stres,” kata Samson. “Lebih mudah untuk menggabungkan interpretasi kita menjadi distorsi.”

Pola berpikir ini mungkin sudah dimulai sejak masa kanak-kanak, berdasarkan perilaku yang dimodelkan oleh anggota keluarga atau cara kita memproses situasi stres tanpa masukan orang dewasa. Jika Anda menemukan pikiran yang otomatis dan terdistorsi muncul lagi dan lagi, mereka mungkin berasal dari hal-hal lain.

Langkah pertama untuk melucuti ANTs adalah mundur secara mental dan memandang pikiran Anda sebagai hal yang dapat dimengerti tetapi pada akhirnya tidak membantu. Di luar itu, Samson menawarkan saran ini untuk melarikan diri dari ANTs.

Tips Bebas dari ANTs

  • Perhatikan pikiran itu. Perhatikan bagaimana Anda membingkai apa yang terjadi pada Anda. Setiap kali Anda menggunakan kata yang mutlak dan bersifat negatif, berpikirlah bahwa itu tidak mungkin terjadi.
  • Tulislah pikiran negatif Anda. Terkadang melihat pemikiran Anda di atas kertas yang melibatkan bagian lain dari otak Anda dapat memacu Anda untuk mengevaluasinya dengan lebih efektif.
  • Periksa bukti yang mendukung dan menentang pikiran negatif Anda. Jangan terlalu memercayai pikiran negatif yang timbul dan carilah faktanya.
  • Pelajari cara memantau ANTs. ANTs muncul dengan disadari, maka setiap orang bisa mempelajari cara untuk memantau kehadiran pikiran negatif tersebut.
Baca juga:  Tips Memberi Pendidikan Seks pada Anak Puber

“Perlu waktu untuk menghilangkan ANTs yang sudah lama mengendap di pikiran Anda,” kata Samson. “Itu tergantung pada seberapa sering Anda menangkap dan merestrukturisasinya.”

Jika Anda masih belum bisa menghentikan ANTs, sebaiknya Anda membuat janji dengan para profesional, seperti psikolog atau psikiater. Selain itu, coba cari kegiatan yang membuat Anda senang dan lupa dengan pikiran negatif. Lakukan juga meditasi untuk menghentikan pemikiran negatif dan membuat Anda menjadi lebih tenang.

[1] Khasanah, Andhita Nurul, dkk. 2017. Gambaran Negative Automatic Thoughts pada Remaja Korban Bullying di Sekolah Menengah Pertama Kota Bandung. PSYMPATHIC : Jurnal Ilmiah Psikologi Universitas Islam Bandung, Vol. 4(2): 239-250.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: