Bahaya Kebiasaan Mengikat Karet Rambut di Pergelangan Tangan

Karet ikat rambut dipakai di pergelangan tangan (sumber: vradiofm.com)Karet ikat rambut dipakai di pergelangan tangan (sumber: vradiofm.com)

Mengikat rambut termasuk salah satu hairstyle dasar yang dilakukan untuk memperlihatkan bentuk wajah supaya lebih terlihat segar sekaligus untuk menghindari pergerakan rambut yang dapat mengganggu aktivitas harian.[1] Biasanya, supaya karet rambut tidak hilang dan mudah dipakai, para wanita meletakkannya di pergelangan tangan. Padahal, kebiasaan melingkarkan ikat atau tali rambut di pergelangan tangan cukup berbahaya, termasuk iritasi pada kulit hingga gejala alergi.

Risiko Mengikatkan Karet Rambut di Tangan

Dilansir dari HuffPost, kebiasaan melingkarkan atau mengikat pergelangan tangan dengan karet rambut dapat menyebabkan lekukan sementara di kulit. Ini bisa Anda lihat saat melepas tali rambut yang ada di pergelangan tangan. Lekukan ini bisa tercipta dalam kurun waktu satu hingga empat jam.

Masih dilansir dari sumber yang sama, ada beberapa faktor yang menyebabkan lekukan di pergelangan tangan tidak bisa hilang dalam waktu yang sebentar, seperti jika Anda memiliki edema (kelebihan cairan dalam tubuh). Edema adalah kondisi yang umum pada pasien dengan riwayat jantung. Biasanya, orang yang sakit jantung akan mengalami pembengkakan di area yang peredaran darahnya tersumbat atau mengalami penggumpalan.

Baca juga:  Apa Itu Perimenopause? Berapa Lama Dan Bagaimana Gejalanya?

Menurut seorang dermatologis bernama Dhaval Bhanusali dari New York, lekukan sementara akibat kebiasaan menggunakan ikat rambut elastis di pergelangan tangan juga bisa menyebabkan iritasi kulit. Ini terjadi akibat penyempitan fisik atau jika Anda memiliki alergi terhadap bahan tertentu pada karet rambut.

Secara umum, melingkarkan karet rambut tidak berbahaya atau berisiko buruk untuk kesehatan jika Anda dalam kondisi normal dan tidak memiliki alergi terhadap bahan tali rambut. Namun, Anda perlu menghindari mengikat ikat rambut terlalu ketat pada pergelangan tangan karena bisa membuat aliran darah di bagian tersebut terganggu dan berisiko cedera parah. Hal ini sering terjadi jika Anda melingkarkan karet yang bergerigi atau yang memiliki bagian luar terlalu tipis. Risiko cedera yang tinggi akan menyebabkan pergelangan tangan Anda pucat dan dingin. Warna kulit yang berubah adalah tanda bahwa kulit Anda tidak dialiri darah dengan cukup.

Karet ikat rambut (sumber: zebec.com)

Karet ikat rambut (sumber: zebec.com)

Menurut ahli saraf bernama Huma Sheikh dari New York, ada banyak arteri dan saraf di pergelangan tangan. Sehingga, ada kemungkinan saat ikat rambut yang terlalu menekan bagian ini, arteri dan saraf pergelangan tangan akan terdorong dan tertekan. Ini yang menjadi penyebab utama cedera pergelangan tangan ringan.

Baca juga:  Manfaat Moisturizer/Pelembap Untuk Kulit Kering

Selain itu, jika arteri dikompresi, ini bisa memutus suplai darah ke otot dan saraf di sekitarnya dan menyebabkan kerusakan saraf. Tanda umum terjadinya kerusakan saraf di sekitar pergelangan tangan adalah kesemutan, mati rasa, dan nyeri yang tak dapat hilang dalam waktu cepat. Jika Anda terus melakukan kebiasaan ini, dikhawatirkan bisa menyebabkan kerusakan saraf permanen.

Diketahui, mengikat karet rambut di pergelangan tangan bisa menyebabkan carpal tunnel syndrome meskipun risikonya terbilang rendah. Gejala penyakit ini meliputi nyeri di pergelangan tangan hingga ke ibu jari, kesemutan dan mati rasa di ibu jari, dan nyeri secara intens di jari telunjuk.

Cara Atasi Iritasi Kulit Akibat Karet Rambut

Dari sekian efek samping yang ada, kebanyakan orang merasakan iritasi kulit di bagian pergelangan tangan. Beberapa orang mungkin tidak mengalami hal yang kronis, tetapi ada juga yang mengalami iritasi kulit kronis dan biasanya diiringi dengan reaksi alergi. Untuk mengatasinya, Anda perlu menghentikan kebiasaan mengikat rambut dan segera melakukan pemeriksaan medis. Biasanya, dokter akan meresepkan obat topikal untuk menghentikan iritasi sekaligus obat oral untuk menghentikan alergi.

Baca juga:  Intip Segudang Manfaat Sehat Konsumsi ‘Legume’ Kacang-Kacangan

Sementara itu, jika Anda mengalami iritasi kulit ringan dan hanya berupa ruam atau lecet, Anda bisa mengobatinya tanpa menggunakan obat oral. Anda bisa menggunakan pembersih luka sebagai perawatan dan oleskan minyak kayu putih atau salep. Beberapa orang juga mengoleskan obat merah untuk mempercepat proses penyembuhannya.

Jika Anda sudah pernah terkena dampak mengikat pergelangan tangan dengan karet rambut, hentikan kebiasaan tersebut. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari jenis ikat rambut jenis karet atau bahan yang terlalu ketat. Beberapa orang lebih suka memakai scrunchie untuk menghindari risiko di atas.

[1] Arisandi, Dessy. 2014. Hubungan Perawatan dengan Kesehatan Rambut Mahasiswi yang Menggunakan Kerudung di Jurusan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (Skripsi). Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan Jurusan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: