Sebelum Mulai, Pahami 5 Bahaya Diet Ketogenik untuk Kondisi Tertentu

menu diet keto murah untuk pemula

Diet ketogenik kini mulai digemari karena menawarkan hasil yang lumayan cepat. Prinsip utama dari diet ketogenik adalah mengurangi konsumsi karbohidrat dan memaksimalkan konsumsi lemak serta protein. Konsumsi lemak ini akan membuat tubuh menjadi cepat kurus karena asupan karbohidrat berkurang sehingga tubuh memanfaatkan lemak yang ada untuk dibakar.

Diet apapun itu, sebaiknya kita konsultasikan terlebih dulu kepada dokter yang sudah kompeten. Sebab, jika kita lakukan sendiri tanpa pengawasan, takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan justru berbahaya bagi kesehatan tubuh. Termasuk untuk diet ketogenik, jika dilakukan dengan cara yang keliru, maka bisa membahayakan tubuh pada kondisi tertentu.

Nah, kira-kira apa saja ya, bahaya diet ketogenik apabila tidak dilakukan dengan benar dan tanpa pengawasan dokter? Berikut ulasannya.

1. Menyebabkan bau tidak sedap pada mulut

bahaya diet ketogenik untuk kondisi tertentu

Walaupun belum termasuk dalam taraf bahaya, namun bau mulut juga setidaknya kita hindari. Karena bisa berakibat fatal pada banyak aspek, termasuk performa kita apabila sedang berinteraksi dengan orang lain. Bisa-bisa, orang lain tidak akan mau bicara sama kita karena kurang nyaman dengan bau mulut kita.

Baca juga:  Apakah Benar Kopi Memperburuk Keadaan Penderita Gejala Kecemasan?

Ya, diet ketogenik bisa membuat bau mulut menjadi lebih kentara. Sebab, saat kita menjalankan diet keto, maka keton yang dihasilkan dari metabolisme lemak dapat meningkatkan aseton melalui napas. Sehingga akan menyebabkan bau mulut menjadi kurang sedap.

2. Pencernaan tubuh bisa terganggu

gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan

Apabila kita menerapkan diet ketogenik dengan cara yang keliru, maka bisa terjadi gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan ini bisa berupa sembelit, seringnya kita buang gas, perut terasa kembung, dan banyak lagi. Efek ini ditimbulkan karena kita menjalankan diet keto, yang artinya suplai karbohidrat menurun.

Suplai karbohidrat dan serat yang menurun itulah yang menyebabkan pencernaan menjadi terganggu. Padahal, kita sangat membutuhkan cukup serat untuk membantu melancarkan pencernaan pada usus dan lambung. Serat ini bisa didapat dari sayur-mayur, biji-bijian, dan buah-buahan.

Baca juga:  Beberapa Pilihan Produk Wardah Cosmetics Yang Dinilai Cocok Untuk Kulit Berjerawat

3. Menyebabkan kram pada kaki

sakit kram pada kaki

Kram pada kaki

Kram pada kaki sering terjadi saat kita menjalankan diet ketogenik. Rasa kram ini tentu akan menggangu apabila terjadi terus menerus tiap harinya. Kenapa bisa kram? Karena saat menjalankan diet keto, suplai natrium dalam tubuh akan berkurang.

Hal ini disebabkan ketidak mampuan ginjal untuk mempertahankan natrium akibat dari kadar insulin yang rendah. Kadar insulin rendah ini disebabkan karena tubuh kita kekurangan mineral dan dehidrasi.

4. Otot tubuh dapat menyusut

Otot tubuh menyusut

Otot tubuh menyusut

Diet ketogenik identik dengan membakar lemak untuk mendapatkan energi sebagai ganti dari kurangnya asupan karbohidrat. Padahal, karbohidrat juga sangat diperlukan untuk dapat membentuk otot pada tubuh kita. Hal ini tentu akan menyebabkan penyusutan otot dan jaringan lemak perlahan menghilang.

Karena itu, kalori yang berkurang akan membuat otot tubuh kita menyusut dan lama-lama akan berkurang jaringannya. Hal ini menyebabkan kita akan kurus namun juga berbahaya apabila diteruskan. Sel-sel otot akan rusak kalau asupan kalori tidak tercukupi.

Baca juga:  Bedak Padat Wardah Untuk Kulit Berminyak Dan Berjerawat

5. Sering merasa tidak enak badan

Sering tidak enak badan

Sering tidak enak badan

Bahaya terakhir yang ditimbulkan dari diet ketogenik adalah seringnya badan kita terasa tidak enak alias sering mengalami gejala flu, mual, pilek, merasa sangat letih, sampai sakit kepala. Gangguan ini akan terus muncul pada minggu-minggu pertama saat kita menjalankan diet ketogenik.

Hal ini disebabkan karena tubuh kita harus beradaptasi dulu dari kurangnya asupan karbohidrat yang merupakan sumber energi utama dalam tubuh kita. Bukan saja tubuh kita, tetapi juga otak membutuhkan energi berupa gula. Karena adaptasi inilah, tubuh kita akan terasa tidadk enak, sering lelah, sampai sakit kepala.

Nah itu dia tadi beberapa bahaya yang ditimbulkan saat kita keliru dalam menerapkan metode diet ketogenik. Karena itu, maka perlu hati-hati dalam menerapkan diet apapun itu metodenya. Konsultasikan dulu kepada dokter yang terpercaya untuk hasil yang lebih aman dan maksimal.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: