Bahan Pengganti Minyak Samin yang Dapat Digunakan untuk Alternatif Memasak

Minyak samin (sumber: ayurvedasg.com)Minyak samin (sumber: ayurvedasg.com)

Minyak samin kerap dipakai untuk membuat aneka hidangan terasa lebih lezat. Meski sudah banyak dijual di minimarket, beberapa orang mungkin masih sulit menemukan minyak samin di daerah tempat tinggalnya. Lantas, adakah bahan yang bisa digunakan sebagai pengganti minyak samin?

Ghee (Bahasa Urdu/India) atau minyak samin (Bahasa Arab) adalah mentega yang terbuat dari lemak hewani (sapi, kerbau, kambing, dan unta) yang dimurnikan. Secara sederhana proses pembuatannya adalah sebagai berikut: mentega dipanaskan hingga semua cairan menguap dan terpisah antara minyak dan protein susu. Minyak yang bening diambil sehingga tersisa bekuan protein susu di bagian dasar. Minyak bening tersebut yang dinamakan ghee.

Ghee memang digunakan dalam pembuatan masakan India, Pakistan, Afrika, dan Timur Tengah. Karena banyak digunakan oleh mayoritas negara Muslim, maka tidak sulit mencari ghee yang bersertifikat halal. Di Indonesia ghee banyak dimanfaatkan untuk membuat martabak, nasi kebuli, atau soto betawi.[1]

Minyak samin disebut-sebut baik untuk kesehatan tubuh, karena mengandung sejumlah nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin D, vitamin E, omega 3, asam lemak esensial seperti asam butyric dan asam linoleic. Mengonsumsi minyak samin pun juga kabarnya memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan. Berikut informasi lengkap manfaat minyak samin.

Baca juga:  Dimakan Dengan Nyala Api, Berani Coba Cemilan Khas India yang Satu Ini?

Manfaat Minyak Samin

Minyak samin (sumber: thegheespot.net)

Minyak samin (sumber: thegheespot.net)

  • Vitamin otak. Menurut ahli gizi NehaChandna, minyak samin baik untuk saraf dan otak karena mengandung kadar asam lemak omega 6 tinggi dan asam lemak omega 3. Minyak samin juga disebut-sebut dapat menurunkan risiko demensia dan Alzheimer. Mengonsumsi minyak samin secara rutin juga dikatakan dapat membantu memperbaiki fungsi otak.
  • Mencegah risiko kanker. Walau mengandung lemak jenuh, saat dipanaskan, rupanya minyak samin diklaim menghasilkan antioksidan yang dapat mencegah risiko kanker.
  • Membantu pencernaan. Beberapa ahli gizi mengatakan jika makanan tertentu yang ditambahkan dengan minyak samin dapat membantu proses pencernaan lebih baik.
  • Pelembap alami. Minyak samin rupanya dapat dimanfaatkan sebagai pelembap alami untuk mengatasi bibir pecah-pecah. Caranya dapat langsung dioleskan ke bibir sebelum tidur dan penggunaannya bisa dilakukan secara berulang.

Meskipun disebutkan memiliki berbagai khasiat, konsumsi minyak samin tetap saja tidak boleh berlebihan apalagi jika Anda termasuk penderita penyakit jantung, kolesterol, darah tinggi, diabetes, dan obesitas. Untuk mendapatkan minyak ini, sangat mudah, Anda bisa membelinya di berbagai toko, minimarket, swalayan, maupun situs jual beli online dengan harga yang variatif.

Baca juga:  Benarkah Becom Zet Digunakan untuk Pengobatan Jerawat?

Pengganti Minyak Samin

Ghee tidak perlu disimpan dalam kulkas seperti mentega. Jika tidak ada, gunakan mentega tanpa garam (unsalted butter). Keduanya memiliki fungsi yang sama, tetapi berbeda aroma dan rasa.[2] Mentega tawar juga alternatif yang bagus, khususnya untuk resep yang biasanya membutuhkan suhu memasak yang lebih rendah.

Unsalted butter (sumber: allrecipes.com)

Unsalted butter (sumber: allrecipes.com)

Dalam keadaan alami, mentega memiliki semua senyawa lemak serta padatan susu, menghasilkan hasil yang lebih lembut dan lebih beraroma. Namun perlu diingat, mentega tidak memiliki titik asap tinggi yang dapat menyebabkan gosong. Untuk menghindari gosong atau membuat makanan Anda terlalu kecokelatan, pastikan untuk menambahkan sedikit minyak zaitun ke masakan Anda.

Selain menggunakan unsalted butter, Anda juga bisa menggantikan minyak samin dengan mentega murni (clarified butter). Akan tetapi, mentega murni tidak memiliki rasa nutty dan karamel yang sama seperti ghee.

Baca juga:  Resep Biji Salak Labu Kuning yang Legit & Kenyal, Anda Wajib Coba!

Pengganti minyak samin yang ideal berikutnya adalah minyak sayur atau minyak nabati. Minyak sayur bisa dipakai sebagai pengganti karena mempunyai nilai asap yang tinggi. Walaupun rasanya lebih netral dibanding ghee, beberapa minyak seperti minyak kelapa, alpukat, dan minyak zaitun sangat cocok untuk memasak dan bahkan menggoreng dalam suhu yang lebih tinggi. Ini juga menambahkan rasa yang berbeda dengan sendirinya.

Untuk keperluan memanggang, minyak kelapa adalah pilihan terbaik karena menambahkan rasa dan aroma kelapa pada masakan. Anda bisa membayangkan rasa halus dalam hidangan panggang seperti biskuit dan kue kering. Untuk menggoreng, memanggang, dan apapun di antaranya, minyak netral yang baik seperti kacang tanah atau kanola bisa digunakan dalam keadaan darurat.

[1]Nimpuno, D. 2017. Ayo Membuat Masakan & Kue dari Bahan Halal (hlm 80). Intarina H dkk, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[2]Lubis, E. 2008. Hidangan Favorit Ala Timur Tengah (hlm 8). Dyota L, editor. Jakarta: Hikmah.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: