Bagaimana Cara Mengetahui Bahwa Anda Benar-Benar Jatuh Cinta?

tanda, jatuh, cinta, ilmiah, penelitian, kekasih, pasangan, masa, depan, posesif, ekstrem, mood, rasa, diri, lebih, baik, sisi, positif, memikirkan, perasaan, empati, kepentingan, hubungan Ilustrasi: sepasang kekasih saling jatuh cinta

Jika Anda mengetikkan kata kunci ‘ciri orang sedang jatuh cinta’, mungkin tidak akan menemukan jawaban yang tepat. Sebagian besar dari hasil pencarian yang Anda temukan adalah kata-kata bijaksana yang tidak selalu sama dengan kondisi sebenarnya. Bisa jadi hanya sekadar kalimat yang umum diketahui, seperti ‘orang tersebut selalu ada dalam Anda’.

Apabila seseorang benar-benar selalu ada dalam pikiran, bisa-bisa seharian Anda tidak akan fokus mengerjakan aktivitas, karena hanya memikirkannya seorang. Dan, itu bisa menimbulkan masalah. Rasa cinta yang sebenarnya akan menyatu dengan kehidupan Anda. Perasaan itu akan menyatu dengan baik, bukan secara berlebihan.

Kalimat lain yang bisa jadi berlebihan adalah ‘orang tersebut segalanya bagi Anda’, ‘Anda tidak akan pernah cukup jika hanya memikirkannya’, ‘Anda bisa melihat masa depan jika memandang orang tersebut’, dan lainnya.

Meskipun ada yang mengatakan tanda-tanda di atas berlebihan, namun ada satu kalimat , yakni ‘orang tersebut segalanya bagi Anda’, yang dipercaya menjadi tanda-tanda paling mungkin dari orang jatuh cinta. Hal ini telah dibuktikan secara ilmiah melalui  Dr. Helen Fisher di Universitas Rutgers yang mendalami ilmu daya tarik manusia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, berikut tanda-tanda orang sedang jatuh cinta.

Tanda Orang Sedang Jatuh Cinta

Berpikir Bahwa Dia Adalah Satu-satunya

Saat Anda sedang jatuh cinta, Anda mulai berpikir bahwa kekasih Anda adalah seseorang yang unik. Keyakinan itu ditambah dengan tidak merasakan gairah romantis pada orang lain. Fisher dan rekan-rekannya percaya bahwa pikiran kekasih Anda merupakan satu-satunya ini berasal dari peningkatan kadar dopamin pusat (bahan kimia yang terlibat dalam perhatian dan fokus) di otak Anda.

tanda, jatuh, cinta, ilmiah, penelitian, kekasih, pasangan, masa, depan, posesif, ekstrem, mood, rasa, diri, lebih, baik, sisi, positif, memikirkan, perasaan, empati, kepentingan, hubungan

Ilustrasi: menerawang sosok pujaan di angan-angan

Fokus Pada Sisi Positifnya

Orang-orang yang benar-benar jatuh cinta cenderung fokus pada positif dari kekasih mereka, sambil mengabaikan -sifat negatifnya. Mereka juga berfokus pada kejadian sepele dan benda-benda yang mengingatkan mereka pada orang yang mereka cintai, juga melamun tentang momen dan kenang-kenangan kecil yang dilalui bersama.

Perhatian yang terfokus ini juga dipikirkan akibat peningkatan kadar dopamin sentral, serta lonjakan norepinefrin sentral, yaitu zat kimia yang terkait dengan peningkatan ingatan akan adanya rangsangan baru.

Selalu Memikiran Si Dia

Menurut Fisher, orang-orang yang jatuh cinta melaporkan bahwa mereka menghabiskan rata-rata lebih dari 85 persen jam waktu mereka untuk merenungkan ‘objek cinta mereka’. Selalu memikirkan objek cinta hingga mengganggu pikiran lain adalah bentuk obsesif. Hal ini disebabkan dari penurunan kadar serotonin sentral di otak, yaitu suatu kondisi yang telah dikaitkan dengan obsesif sebelumnya.

Memikirkan & Merencanakan Masa Depan

Anda ingin berkomitmen pada dan memikirkan masa depan. Anda bermimpi hari tentang menikah dan memiliki anak dengannya. Anda pasti bisa melihat diri sendiri menghabiskan sisa hidup bersama . Anda ingin yang eksklusif dengan dan bersedia melakukan apapun yang diperlukan untuk membuat hubungan berjalan dengan baik.

Perasaan Empati

Orang yang sedang jatuh cinta pada umumnya merasakan rasa empati yang kuat terhadap kekasih mereka, merasakan rasa sakit orang lain sebagai milik mereka juga dan bersedia mengorbankan apapun untuk orang lain.

Menyelaraskan Kepentingan

tanda, jatuh, cinta, ilmiah, penelitian, kekasih, pasangan, masa, depan, posesif, ekstrem, mood, rasa, diri, lebih, baik, sisi, positif, memikirkan, perasaan, empati, kepentingan, hubungan

Ilustrasi: pasangan kompak menyepakati sesuatu

Jatuh cinta ditandai oleh kecenderungan untuk menyusun ulang prioritas harian Anda dan atau mengubah pakaian, perilaku, kebiasaan, atau nilai agar lebih sesuai dengan keinginan Anda.

Menurut studi Fisher yang dipresentasikan pada tahun 2013 pada konferensi, ia menemukan bahwa orang tertarik pada hal yang berlawanan, hal itu menandakan sebenarnya ‘otak-kimiawi’ mereka yang berlawanan.

Misalnya, penelitian Fisher menemukan bahwa orang-orang dengan kepribadian dominan testosteron (analitis, kompetitif dan emosional) sering tertarik pada pasangan dengan kepribadian yang terkait dengan tingkat estrogen dan oksitosin yang tinggi. Individu-individu ini cenderung memiliki sifat berempati, memelihara, percaya dan prososial, dan introspektif (mencari makna dan identitas).

Ketergantungan Emosional

Orang yang saling mencintai secara teratur menunjukkan tanda-tanda ketergantungan emosional pada hubungan, termasuk sikap memiliki, kecemburuan, takut ditolak, dan kecemasan pemisahan. Misalnya, Fisher dan rekan-rekannya melihat reaksi atau kecenderungan otak individu ketika melihat foto orang yang dicintai, orang yang ditolak, atau seseorang yang masih dicintai setelah seseorang ditolak oleh orang itu.

Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI) menunjukkan aktivasi di beberapa daerah otak, termasuk daerah otak depan seperti gyrus cingulate yang telah terbukti berperan dalam kecanduan kokain.

Perubahan & Suasana Hati Yang Ekstrem

Studi membuktikan bahwa cinta adalah salah satu hal yang paling adiktif di dunia. Akibatnya, seseorang yang jatuh cinta menghadapi perubahan mood yang ekstrem. Orang yang jatuh cinta cenderung campur aduk antara perasaan positif dan perasaan negatifnya, terutama jika ada set-back pada fase awal hubungan. Studi telah menemukan bahwa perilaku semacam itu serupa dengan kecanduan narkoba.

tanda, jatuh, cinta, ilmiah, penelitian, kekasih, pasangan, masa, depan, posesif, ekstrem, mood, rasa, diri, lebih, baik, sisi, positif, memikirkan, perasaan, empati, kepentingan, hubungan

Ilustrasi: terjadi konflik melibatkan emosional

Merubah Diri Menjadi Lebih Baik

Anda akan melakukan apa saja untuk pasangan Anda dan benar-benar ingin menjadi orang yang lebih baik untuk menyenangkan mereka. Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa orang yang sedang jatuh cinta cenderung mengubah kebiasaan dan tingkah laku mereka agar lebih sesuai dengan pasangannya. Jadi, jika Anda sudah mulai mengutamakan preferensi pasangan, Anda sedang jatuh cinta.

Memiliki Rasa Posesif

Sepasang kekasih biasanya saling mengalami hasrat seksual. Namun terdapat juga ikatan emosional yang kuat, berupa hasrat seksual digabungkan dengan sikap terikat, keinginan untuk eksklusivitas seksual, dan kecemburuan ekstrem saat pasangan dicurigai selingkuh.

Kepemilikan posesif ini diperkirakan telah berevolusi sehingga orang yang memiliki rasa akan memaksa pasangannya untuk menolak siapapun, sehingga memastikan bahwa hubungan mereka tidak terganggu oleh apapun dan siapapun.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: