Manfaat dan Berapa Umur Bayi untuk Baby Spa?

Baby spa air (sumber: mhmomcare.co.id)Baby spa air (sumber: mhmomcare.co.id)

Saat ini, banyak orang tua baru yang ingin memiliki bayi sehat dengan tumbuh kembang yang cepat. Nah, salah satu cara untuk memenuhi keinginan tersebut, yaitu dengan mendaftarkan bayinya di panti pijat. Treatment baby spa saat ini memang sedang populer di kalangan orang tua, namun sejak umur berapa bayi boleh menikmati treatment tersebut?

Manfaat Baby Spa

Baby spa merupakan salah satu treatment yang termasuk dalam kategori pemberian nutrisi dan stimulasi. Ada dua unsur yang dilakukan dalam melakukan metode baby spa, yaitu berenang dan pijat. Berenang sebenarnya bukan hal yang tabu bagi bayi, justru ini adalah hal yang penting bagi mereka.

Di saat banyak orang tua tidak memperbolehkan bayi dilatih berenang, justru metode ini dilakukan dalam baby spa. Berenang dapat meningkatkan fungsi dan kinerja otot motorik pada bayi. Sehingga, otot-otot di tubuhnya mudah digerakkan, lentur, dan kuat.

Selain itu, bayi memang sangat suka bermain air. Rasa senang bermain air yang didapatkan dari berenang, dapat menghindarkan stres dan depresi pada bayi. Ini juga cocok bagi anak-anak yang mudah tantrum atau bayi yang sering rewel. Renang juga bisa membuat bayi menjadi lebih kuat terhadap suhu air yang dingin, sehingga mereka tidak mudah masuk angin atau kembung.

Baca juga:  Memilih Mainan Terbaik Bagi Anak-Anak

Sementara itu, pijat atau massage yang dilakukan oleh therapist mampu memberikan sentuhan yang hangat. Ini membuat bayi selalu merasa aman dan tidak mudah takut dengan orang di sekitarnya. Cara ini juga bisa meningkatkan kecerdasan EQ pada bayi. Sehingga, mereka dapat merespon perasaan orang di sekitarnya dengan mudah. Bisa dibilang, massage dapat meningkatkan kepekaan pada bayi, tanpa menimbulkan rasa takut.

Dengan dua unsur di atas, baby spa dapat merangsang hormon pertumbuhan bayi sekaligus meningkatkan kualitas tidurnya. Dengan teknik pijatan-pijatan tertentu sebelum bayi melakukan kegiatan berenang, secara tidak sadar mereka merasa lebih nyaman berbaring dan mudah tertidur.

Pijat bayi (sumber: babyismine.com)

Pijat bayi (sumber: babyismine.com)

Dengan keadaan lelah setelah melakukan baby spa, pastinya bayi akan memiliki waktu tidur yang lebih lama dan panjang. Semakin lama dan panjang waktu tidur bayi, maka semakin meningkat pula hormon pertumbuhan dalam tubuhnya. Sehingga, mereka bisa tumbuh  dengan cepat. Ini juga salah satu alasan mengapa baby spa direkomendasikan kepada bayi yang sering mengalami gangguan tidur atau rewel sebelum tidur.

Baca juga:  Bolehkah Produk Frutablend Dikonsumsi untuk Anak-anak?

Baby spa tidak hanya baik untuk bayi yang lahir dalam keadaan normal. Treatment tersebut juga dianjurkan bagi anak yang terlahir dengan kondisi prematur. Seperti yang kita ketahui, hampir sebagian besar anak yang lahir dalam kondisi prematur memiliki risiko tinggi terhadap stunting dan gizi buruk. Baby spa adalah salah satu solusi permasalahan tersebut.

Dengan melakukan baby spa secara rutin dan tepat, anak-anak yang terlahir dalam kondisi prematur atau memiliki risiko tinggi terhadap stunting dan gizi buruk, bisa terlepas dari permasalahan tersebut. Baby spa akan membantu meningkatkan nafsu makan mereka serta menutrisi tubuh dari luar (melalui produk-produk baby spa). Sehingga, bayi akan lebih sehat dengan bobot yang normal.

Usia Bayi untuk Treatment Baby Spa

Melihat banyaknya manfaat baby spa di atas, ternyata tidak semua bayi bisa melakukan treatment tersebut. Bayi yang bisa melakukan baby spa hanya mereka yang usianya sudah cukup dengan postur tubuh yang sudah mulai terbentuk. Umur 3 hingga 6 bulan, merupakan saat yang tepat bagi bayi untuk mengenal baby spa (termasuk berenang dan pijat). Ini karena reflek akuatik pada bayi selama di kandungan belum menghilang.[1]

Baca juga:  Apa Pentingnya ASI Eksklusif untuk Bayi?

Kemampuan akuatik merupakan kemampuan yang dimiliki bayi untuk menarik napas sebelum menyentuh air. Selain itu, di usia tersebut, bayi memiliki naluri mengapung dan menyelam yang sangat baik. Naluri ini mencegah bayi menelan air saat berenang.

Usia tersebut juga cocok untuk bayi yang ingin diajari cara berenang sejak dini. Latihan renang pada bayi bisa dilakukan menggunakan pelampung khusus selama 10 hingga 15 menit sebanyak dua kali dalam seminggu. Usahakan suhu kolam renang tidak di bawah 35 derajat Celcius, sehingga bayi tidak menggigil kedinginan saat berenang.

[1] Afenti, Aryunistya. 2017. Pengaruh Baby Spa dan Baby Massage terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan di Klinik Aura Baby Spa Salatiga (Skripsi). Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: