Apakah yang Dimaksud Susu Formula Bayi Hypoallergenic?

Bayi Minum Susu - www.foodqualitynews.com

Alergi ternyata bisa dialami oleh siapa saja, termasuk bayi yang baru lahir sekalipun. Kasus alergi yang paling umum terjadi pada bayi biasanya adalah alergi susu sapi atau intoleransi laktosa. Susu sapi merupakan protein asing yang pertama kali dikenal oleh bayi yang tak memperoleh air susu ibu (ASI). Akan tetapi, pada perjalanannya ternyata alergi semacam ini tak hanya dialami oleh bayi dengan konsumsi susu formula (sufor) saja, tetapi juga bisa dialami oleh bayi dengan ASI eksklusif. Biasanya juga sudah mengalami alergi, para ibu disarankan untuk memberikan susu formula khusus hypoallergenic (HA). Sayangnya, dari segi harga susu hipoalergenik memang tidak bisa dibilang murah.

Adapun untuk sekotak susu bayi hypoallergenic bisa berkisar antara Rp 50 ribuan hingga Rp 700 ribuan. Cukup mahal bukan? Oleh sebab itu, sebelum Anda memutuskan untuk memberikan susu hypoallergenic, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu apakah sang buah hati memang benar-benar alergi terhadap susu sapi atau tidak. Alergi susu sapi (ASS) biasanya menimbulkan gejala gangguan pada saluran cerna berupa muntah, keram perut, kolik, atau diare.

Susu Formula - www.momjunction.com

Susu Formula – www.momjunction.com

Gejala diare yang ditimbulkan biasanya bisa disertai dengan darah karena adanya reaksi peradangan yang berat di usus atau rektum. Selain itu, alergi susu sapi bisa menimbulkan gejala pada kulit seperti ruam dan pada saluran pernapasan yang ditandai dengan pilek alergi atau napas berbunyi ‘grok-grok’.

Diagnosis alergi susu sapi bisa dibantu dengan pemeriksaan kadar IgE spesifik atau uji kulit alergi. Apabila dari tes tersebut masih belum bisa menunjukkan hasil diagnosis yang tepat, maka perlu dilakukan uji eliminasi dan provokasi, dengan menghentikan pemberian susu sapi selama 2 minggu dan memberikan bayi susu soya (berbahan kedelai) atau asam amino. Apabila gejala sudah mulai menghilang, Anda bisa kembali memberikan susu sapi. Namun jika gejala muncul lagi, maka bayi dapat dinyatakan mengalami alergi susu sapi.

Susu Bayi - www.today.com

Susu Bayi – www.today.com

Lalu bagaimana jika buah hati Anda ternyata memang benar-benar terdiagnosis mengalami alergi susu sapi? Apa yang harus dilakukan? Cara dan solusi paling aman untuk penderita alergi susu sapi tentu saja dengan menghentikan pemberian susu formula yang mengandung protein susu sapi. Namun demikian, bayi Anda tetap saja memerlukan asupan susu sebagai sumber nutrisinya. Oleh sebab itu kini bermunculan bayi susu formula hypoallergenic untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berikut beberapa jenis susu bayi hypoallergenic yang dapat dijadikan alternatif:

  1. Susu formula hidrolisat ekstensif. Pada susu jenis ini, protein susu sapi yang terkandung di dalamnya telah terpecah menjadi komponen yang lebih kecil. Sebagian besar bayi dan anak yang menderita alergi susu sapi biasanya masih bisa mentoleransi konsumsi susu jenis ini dengan baik. Ada beberapa susu yang termasuk jenis ini, antara lain Nutramigen, Pregestimil, dan Pepti-Junior.
  2. Formula asam amino. Susu formula dengan asam amino bebas (bentuk paling sederhana dari protein) sebagai sumber nitrogen juga merupakan alternatif susu untuk bayi penderita intoleransi laktosa, khususnya penderita alergi susu sapi tingkat berat. Susu formula yang mengandung asam amino dinilai sebagai salah satu pengobatan untuk bayi dengan alergi susu sapi. Salah satu merk susu yang termasuk jenis ini adalah Neocate.
  3. Formula kedelai (soya). Berbeda dari jenis-jenis sebelumnya, susu soya memakai kedelai sebagai sumber protein untuk menggantikan komponen susu sapi. Walaupun tidak mengandung susu sapi, tetapi bisa berpotensi terjadi reaksi silang antara protein susu sapi dengan protein kedelai, oleh sebab itu sekitar 10-14% bayi alergi susu sapi masih bisa mengalami reaksi alergi usai meminum susu soya. Selain itu, formula kedelai juga tak dianjurkan untuk bayi di bawah umur 6 bulan.

Agar Anda bisa memperoleh gambaran mengenai harga produk susu-susu hypoallergenic, berikut ini kami rangkum berbagai macam merek susu formula bayi hypoallergenic di pasaran lengkap dengan kisaran harganya.

Merek Susu Kisaran Harga
SGM Soya Mulai Rp 50.000
SGM LLM Mulai Rp 53.000
SGM BBLR Mulai Rp 57.500
Morinaga NL-33 Mulai Rp 84.000
Nutrilon Royal Soya Rp 87.000-187.000
Similac NeoSure Mulai Rp 140.000
Chil Kid Soya Mulai Rp 155.000
NAN PHPro Rp 157.000-317.000
Enfamil A+ Gentle Care Rp 161.500-348.000
Enfamil A+ Lactofree Care Rp 162.000
Isomil Plus Advance Soya Rp 210.000-269.000
Chil Kid PHP Rp 245.000
Chil Mil P-HP Rp 258.000
BMT PHP Rp 268.000
Nutramigen Rp 269.500
Pregestimil Rp 291.000
Neocate Gold (LCP) Rp 318.000
Neocate Advance Rp 719.000

Daftar harga susu hypoallergenic di atas diambil dari berbagai sumber yang ada di internet. Harga yang berlaku di setiap toko susu kemungkinan bisa berbeda-beda. Perlu diketahui bahwa pemberian susu hypoallergenic tak perlu dilakukan secara terus menerus. Pasalnya alergi susu sapi menurut dr. Martinus M. Leman, DTMH, Sp.A dari Siloam Hospital TB Simatupang mengungkapkan bahwa alergi susu sapi sebagian besar akan berkurang setelah anak berusia 1 tahun.

Anda bisa mengetahui alergi susu sapi tersebut sudah hilang atau belum dengan cara dicoba diberikan lagi pada anak dan perhatikan apakah anak Anda kembali mengalami reaksi alergi atau tidak. Jika masih mengalami reaksi alergi, maka sebaiknya Anda menghindari pemberian susu sapi terhadap buah hati Anda. Terlepas dari itu semua, air susu ibu (ASI) tetap menjadi nutrisi yang paling baik bagi anak, sehingga jika memungkinkan sebaiknya berikanlah ASI secara eksklusif pada sang buah hati.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: