Apakah Terapi Kristal Terbukti Khasiatnya?

terapi, kristal, mengenggam, bidang, kesehatan, gelang, magnetik, asli, palsu, hasil, iya, jawaban, dari, Neuroscientists, dan, Psikolog, jenis, Carnelian, oranye, biru, kehijauan, Kyanite, keberanian, pikiran, tembaga, peneliti, studi, bidang, kesehatan Ilustrasi: terapi kristal (sarahelizabethtodd.com)

Batu kristal, tidak hanya indah dipandang dan dijadikan perhiasan bernilai jual tinggi, tetapi juga dapat digunakan sebagai terapi dalam mengendalikan ataupun digunakan dalam bidang .

Jenis-jenis kristal ada berbagai macam. Ada yang berwarna oranye disebut dengan Carnelian, untuk memberikan kekuatan/keberanian. Ada pula yang berwarna hijau kebiruan yang disebut dengan Kyanite, yang konon berhubungan dengan tenggorokan atau suara, cakra (satu dari tujuh pusat energi spiritual di dalam tubuh yang dijelaskan dalam beberapa tradisi penyembuhan India kuno, termasuk yoga).

Emosi bisa saja muncul misalnya ketika Anda sebagai seorang karyawan di sebuah tempat, menginginkan kenaikan jabatan atau gaji kepada pimpinan. Kenaikan tersebut merupakan janji pimpinan kepada Anda.

Ketika Anda ingin mengatakan keinginan tersebut kepada pimpinan, Anda mungkin membutuhkan batu kristal dalam genggaman. Kristal dapat digunakan untuk mengontrol emosi dan kesehatan fisik.

Kristal merupakan potongan-potongan yang merupakan bagian dari bumi dengan gaya gravitasi yang dimiliki atau energi, yang Anda dapat merasakannya sendiri. Terapi menggunakan kristal tersebut telah dikenal di Amerika Serikat, dan pengalaman salah satu orang yang merasakan dampaknya ditulis dengan judul ‘new New Age’. Dan, dikenal sebagai terapi penyembuhan di manapun.

Apabila Anda mencari terapi kristal di Google, mungkin akan menemukan jumlah artikel sebanyak dua kali lipat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Hal itu juga didorong oleh dukungan dari selebriti seperti Katy Perry, Kate Hudson, dan Adele, yang mempraktikkannya dengan mengenggam kristal saat mereka tampil di atas panggung. Hal tersebut ditujukan untuk meredam demam panggung.

Sementara itu, berdasarkan penuturan ahli akupuntur dan pendiri dari Maha Rose, pusat penyembuhan di Brooklyn, Lisa Levine, mengatakan bahwa dirinya mendapati banyak orang yang datang ke New York untuk bekerja. Mereka membutuhkan alat untuk membantu mereka menjaga kesehatannya, dan dirasa cocok. Salah satu contohnya adalah dengan melakukan terapi kristal.

Apakah terapi tersebut membuahkan hasil? Tentu saja iya, setidaknya begitu jawaban dari neuroscientists dan psikolog. Tetapi, tidak penting jika disangkutpautkan dengan alasan orang disuruh melakukan terapi tersebut.

Efek plasebo hampir dipastikan memainkan peran. Dan, tindakan melakukan sesuatu untuk mengendalikan diri Anda seringkali meningkatkan harapan, membangkitkan mood, dan menambah kemampuan untuk mengatasi kondisi kronis.

Walaupun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung atau terapi tersebut, tetapi masih ada kemungkinan terapi kristal memiliki manfaat psikologis yang bersifat tidak langsung.

Tetapi, ada sebuah studi yang pernah meneliti penyembuhan menggunakan kristal pada tahun 2001 oleh psikolog University of London, Christopher French. Ia memberikan secara cuma-cuma 80 buklet yang berisi tentang penjelasan sensasi yang mungkin dirasakan ketika menggenggam kristal, termasuk anggota badan yang kesemutan, konsentrasi meningkat, dan juga energi ikut meningkat.

Kemudian, ia memberi batu permata asli kepada setengah dari peserta, dan batu palsu kepada setengah peserta lainnya. Mereka yang memegang batu palsu memberikan respons dari fisik mereka seperti mereka yang memegang batu yang asli. French menyimpulkan bahwa hal itu berasal dari kekuatan sugesti, tidak mengikuti energi yang ada di batu itu.

Studi lain dilakukan pada tahun 2013, dengan menguji gelang magnetik yang sering digunakan sebagai terapi untuk menyembuhkan sakit. Peneliti menugaskan 70 orang dengan rheumatoid arthritis untuk memakai salah satu dari empat perangkat berbeda (dua jenis tali pergelangan tangan magnetik, gelang tembaga, dan gelang biasa) selama 5 minggu.

Hasilnya, masing-masing dari mereka tidak mendapati perbedaan dari beberapa jenis gelang tersebut dalam mengurangi rasa sakit atau radang. Dari beberapa riset tersebut, dapat dikatakan bahwa terapi tersebut juga melibatkan , jika Anda percaya hal itu bisa membantu, maka dapat membawa hasil.

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: