Apakah Penyakit Mata Ikan Bisa Menular?

Penyakit mata ikan di kaki (sumber: t-online.de)Penyakit mata ikan di kaki (sumber: t-online.de)

Penyakit kulit yang dialami oleh setiap orang bisa sangat beragam. Namun, beberapa di antara Anda mungkin pernah melihat atau mengalami sendiri kondisi mata ikan. Ya, meskipun ukurannya tidak terlalu besar, kondisi penebalan di area kulit tertentu ini bisa begitu mengganggu atau bahkan menyebabkan rasa nyeri. Lantas, apakah mata ikan bisa menyebar atau menular ke orang lain?

Mata ikan/clavus adalah penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Mata ikan dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun. Namun, paling sering terjadi di bagian, tangan, kaki dan jari. Mata ikan biasanya berbentuk bulat dengan ukuran lebih kecil dari kapalan, memiliki bagian tengah keras dan dikelilingi kulit yang meradang. Mata ikan dapat mengganggu keindahan kulit juga menimbulkan rasa nyeri, luka, dan infeksi.[1]

Berdasarkan bentuk dan tempat timbulnya, mata ikan terbagi menjadi tiga jenis, yakni mata ikan keras yang timbul di bagian kulit yang langsung bersentuhan dengan tulang, kemudian mata ikan lunak yang terjadi bagian kulit yang lembap (seperti kulit di sela jari-jari), serta mata ikan kecil yang ukurannya lebih kecil dari jenis mata ikan lainnya serta biasanya muncul di bagian bawah kaki.

Baca juga:  Apakah Yu Chun Mei Berbahaya dan Terdaftar BPOM?

Gejala-gejala yang ditimbulkan yaitu ditandai dengan penebalan dan pengerasan kulit. Sebenarnya penyakit ini tidak berbahaya, cuma akan merusak penampilan seseorang dan terkadang menyebabkan rasa nyeri yang sangat mengganggu.[2]

Dilansir dari Alodokter, mata ikan terjadi saat kulit mengalami tekanan atau gesekan berulang kali. Mata ikan muncul sebagai reaksi alami tubuh untuk melindungi kulit supaya tidak mengalami luka atau kerusakan lain akibat gesekan atau tekanan tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa memicu terjadinya mata ikan.

Penyebab Mata Ikan

  • Memakai sepatu hak tinggi.
  • Memakai sepatu yang salah ukuran atau tidak nyaman (terlalu sempit).
  • Tidak menggunakan kaus kaki atau memakai kaus kaki yang kurang pas ketika mengenakan sepatu.
  • Sering berjalan atau berlari di luar ruangan tanpa menggunakan alas kaki.
  • Sering memainkan alat musik yang bersenar, seperti gitar atau biola.
  • Berjalan dengan postur tubuh yang tidak tepat, seperti terlalu berjinjit.
  • Sering memakai alat yang membutuhkan gerakan atau tekanan berulang pada tangan atau sarung tangan, seperti mencangkul dan sebagainya.
Baca juga:  Gatal &Bikin Minder, Apakah Ketombe Itu Dapat Menular?

Apakah Mata Ikan Menular?

Menurut dr Mira Iskandar dari Alodokter, penyakit mata ikan disebut juga dengan clavus, bukan penyakit menular. “Untuk mengatasinya, obat oles yang berisi asam salisilat dapat membantu. Pada kondisi mata ikan yang mengganggu, dokter dapat melakukan operasi untuk menyingkirkan mata ikan. Setelah operasi, mata ikan dapat kambuh kembali sepanjang pemicu tidak diatasi,” ujar dr Mira.

Untuk mencegah terjadinya mata ikan di kulit, dr Mira menyarankan Anda untuk menjaga berat badan ideal, menggunakan alas kaki yang nyaman dan sesuai ukuran, menjaga kebersihan alas kaki, memakai kaus kaki apabila menggunakan sepatu (untuk mengurangi gesekan), serta hindari memotong mata ikan sendiri.

Perlu diwaspadai bahwa penyakit kulit seperti mata ikan bisa terus membesar dan lebih sulit sembuh apabila tekanan dan gesekan tidak dihilangkan. Pada beberapa penderita, khususnya yang menderita diabetes atau gangguan sistem imun, mata ikan yang tidak ditangani secara tepat justru bisa menimbulkan infeksi atau mengalami perdarahan.

Baca juga:  Nyx Ombre Blush Review Indonesia

Apabila Anda mengalami mata ikan atau clavus yang mengganggu dan ingin segera dihilangkan, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar memperoleh penanganan yang tepat. Hindari melakukan hal-hal yang memicu mata ikan Anda terinfeksi oleh bakteri atau virus lainnya agar tidak memperparah kondisi.

Jika Anda memiliki riwayat beberapa penyakit sepertidiabetes, penyakit jantung, atau penyakit arteri perifer, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter ketika timbul mata ikan. Jangan melakukan pengobatan mandiri di rumah, sebab luka yang muncul lebih berisiko menyebabkan infeksi yang lebih parah.

[1]Yuliari, SAM. 2022. Kesuna: Pengobatan Tradisional Untuk Mengatasi Dangkangan. E-Jurnal Widya Kesehatan. 4(1): 38-46.

[2]Endris, A dkk. 2021. Ensiklopedi Macam-Macam Penyakit: Lemah Jantung hingga Osteoporosis. Yogyakarta: Hikam Pustaka, hlm 5.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: