Apakah Kondisi Rambut Buruk Berarti Menandakan Kesehatan Yang Buruk?

kesehatan, rambut, rontok, ketombe, minyak, stres, perawatan, sampo, efek, samping, obat-obatan, obat, anemia, tiroid, racun, timbal, arsenik, udara, tips, kekebalan, tubuh, makan, vitamin, A, diet, gizi, diet, sehat, jantungTanda-tanda kesehatan dilihat dari rambut

Apakah rambut Anda mencoba memberitahu sesuatu tentang kesehatan Anda? Hal itu mungkin saja terjadi. Beberapa kondisi dan obat memengaruhi tubuh serta rambut Anda. Dalam kasus lain, mungkin saja Anda hanya perlu merawat rambut atau kulit kepala lebih baik. Berikut ini ada beberapa kondisi rambut yang mungkin sebagian orang alami.

Ketombe tidak menimbulkan risiko pada kesehatan

Ketombe bukan merupakan sesuatu yang menular. Jadi bagaimana Anda mengatasinya? Ada pendapat yang menyatakan bahwa ketombe mungkin karena pertumbuhan berlebih dari jamur. Faktor risiko lain yang mungkin terjadi termasuk kulit berminyak, stres, obesitas, dingin, cuaca kering, dan memiliki eksim atau psoriasis. Meskipun terasa gatal dan mungkin mengurangi kepercayaan diri, tetapi ketombe tidak berbahaya.

Untuk mengurangi penumpukan sel kulit mati ketombe, cobalah menggunakan sampo antiketombe sesuai petunjuk. Diamkan shampo selama 5 menit, lalu bilas dengan baik. Anda mungkin perlu mencoba beberapa shampoo ketombe untuk menemukan satu yang paling cocok. Jika sampo tertentu berhenti bekerja, coba yang lain. Jika itu tidak membantu, maka Anda dapat konsultasi dengan dokter.

Ketombe kuning?

Jika serpih ketombe yang dilihat berwarna berminyak dan kuning, Anda mungkin menderita dermatitis seboroik. Ini adalah kondisi kulit peradangan yang dapat terjadi di mana ada banyak kelenjar minyak, seperti yang ada di kulit kepala dan wajah.

Meskipun dermatitis seboroik berkaitan dengan hormon, jamur dan bahkan beberapa kondisi neurologis seperti penyakit parkinson atau HIV, kondisi ini sama seperti ketombe (putih) yaitu dapat diatasi dengan sampo antiketombe.

Baca juga:  Update Manfaat Madu Kurma TJ Bagi Kesehatan

Rambut rontok

Jumlah ini mungkin bukan merupakan ukuran yang sempurna, tetapi beberapa ahli memperkirakan bahwa rambut dapat rontok sekitar 100 atau lebih helai rambut per hari. Kondisi seperti itu belum bisa menjadi pertanda untuk alarm tubuh, juga bukan berarti Anda akan botak. Sekitar 90 persen dari 100.000 folikel rambut Anda memproduksi rambut pada waktu tertentu. Lalu, 10 persen lainnya akan berada dalam fase istirahat (telogen), dan rambut akan rontok lagi setelah sekitar 2 hingga 3 bulan, yang akan digantikan oleh rambut baru. Setelah itu, siklus pertumbuhan rambut dimulai lagi.

kesehatan, rambut, rontok, ketombe, minyak, stres, perawatan, sampo, efek, samping, obat-obatan, obat, anemia, tiroid, racun, timbal, arsenik, udara, tips, kekebalan, tubuh, makan, vitamin, A, diet, gizi, diet, sehat, jantung

Kerontokan rambut yang kurang sehat (sumber: hollistichair.co.nz)

Telogen effluvium

Keadaan Anda seperti setelah operasi, vaksinasi, melahirkan, konsumsi beberapa obat, diet ketat, stres berat, masalah tiroid akan dapat mendorong rambut ke keadaan istirahat, atau disebut dengan telogen. Sekitar dua bulan setelah beberapa keadaan yang disebutkan sebelumnya, Anda mungkin melihat rambut rontok dan menipis, suatu kondisi yang disebut telogen effluvium. Kadang-kadang digambarkan sebagai rambut rontok dalam ukuran genggaman tangan. Dalam banyak kasus, rambut baru mulai tumbuh dengan segera.

Serangan pada folikel rambut

Di alopecia areata, sistem kekebalan tubuh Anda mungkin secara keliru akan menyerang folikel rambut, yang menyebabkan rambut rontok dalam frekuensi yang sering dan tiba-tiba. Kebanyakan orang akan memiliki satu atau dua bagian kepala yang botak, yang dapat diobati dengan mudah dengan suntikan tetapi dalam beberapa kasus semua rambut tubuh akan rontok.

Baca juga:  Berikut Cara Alami Memutihkan Wajah Dengan Beras

Alopecia areata tidak berbahaya atau menular, tetapi bisa jadi membawa dampak secara psikologis. Rambut dapat tumbuh kembali dengan sendirinya, dan perawatan dapat membantu tumbuh kembali lebih cepat. Sayangnya, beberapa orang mungkin mengalami alopecia areata berulang kali.

Gen penyebab 90% rambut rontok pada laki-laki

Meskipun turun-temurun, sifatnya mungkin lebih dipengaruhi oleh keluarga ibu daripada keluarga ayah. Anda bisa melihat keadaan rambut dari kakek pihak ibu Anda. Hal itu dapat memberi Anda petunjuk yang lebih baik tentang pola kebotakan. Pada laki-laki, polanya sering dimulai dengan rambut menipis di area pelipis. Obat-obatan untuk memperlambat kerontokan rambut antara lain finasteride (propecia) dan minoxidil (rogaine).

Pola kebotakan wanita

Penipisan yang berkaitan dengan usia mungkin bisa diartikan rambut menipis di seluruh kepala, tetapi pola kerontokan rambut biasanya paling umum di kepala bagian atas. Tidak seperti pria, wanita jarang mengalami kebotakan, dan mereka cenderung kehilangan rambut lebih lambat daripada pria.

kesehatan, rambut, rontok, ketombe, minyak, stres, perawatan, sampo, efek, samping, obat-obatan, obat, anemia, tiroid, racun, timbal, arsenik, udara, tips, kekebalan, tubuh, makan, vitamin, A, diet, gizi, diet, sehat, jantung

Wanita juga rentan mengalami kebotakan

Berlawanan dengan kepercayaan yang telah populer, rambut yang lebih panjang tidak akan membebani akar, tetapi menyebabkan lebih banyak rontok. Anda dapat mengonsumsi minoxidil 5% yang dikonsumsi sekali sehari untuk membantu pertumbuhan rambut dan mencegah penipisan. Selain itu, bisa juga konsumsi spironolactone dan flutamide (obat-obatan oral).

Hindari kerusakan pada rambut akibat sinar matahari

Baca juga:  Berinovasi Mengatasi Masalah Kulit, Berikut Produk Garnier Untuk Menghilangkan Flek Hitam Dalam Waktu 6 Hari

Terlalu sering terpapar sinar matahari dapat mengubah rambut Anda menjadi kering dan mudah rontok. Hal ini terutama terjadi pada mereka yang memiliki rambut pirang atau abu-abu.

Untuk mengatasi paparan sinar matahari berlebih pada rambut, Anda bisa memilih produk perawatan rambut dengan tabir surya sebagai perlindungan. Meskipun mungkin sulit untuk melapisi rambut Anda secara merata. Itulah mengapa sebaiknya Anda memakai topi saat sedang berada di luar ruangan, terutama jika kemungkinan kulit kepala Anda akan terpapar.

Diet dan kondisi rambut

Mungkinkah diet akan membebani rambut Anda? Dalam kasus ekstrim, hal itu bisa terjadi. Rambut Anda membutuhkan protein dan zat besi agar tetap sehat, bersama dengan asam lemak omega-3, seng, dan vitamin A.

Di lain sisi, diet rendah kalori seringkali membuat seseorang menjadi kekurangan nutrisi yang cukup dan hal itu dapat menghambat pertumbuhan rambut atau membuat rambut kusam. Jika kadar kekurangan gizi termasuk ukuran yang cukup besar, seperti seseorang dengan gangguan makan, maka rambut bisa saja rontok.

Untuk membantu menjaga rambut tetap bersinar, bisa dilakukan dengan makan salmon dan kenari untuk mendapatkan manfaat asam lemak omega 3. Kemudian, bayam dan wortel untuk vitamin A, kacang Brazil untuk selenium, dan tiram serta kacang mete untuk seng. Semua makanan itu membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut. Seperti halnya susu rendah lemak, gandum utuh, dan sayuran.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: