Apakah Kebiasaan Menggemeretakkan Bagian Tubuh Baik Bagi Anda?

cracking, suara, crack, punggung, leher, nyeri, pegal, nyaman, aktivitas, peregangan, suplai, darah, ke, leher, dan, kepala, chiropractor, terapis, penyebab, masalah, kebutuhan, rasa, sakit, sendi, ketegangan, gemeretak, menggemeretakkan, bagian, tubuh Meregangkan punggung (solochiro.com)

Untuk sebagian orang, ada kebiasaan untuk memutar badan hingga menimbulkan bunyi ‘crack’ atau gemeretak dan itu terasa nyaman. Terlebih jika Anda merasa pegal setelah melakukan aktivitas keseharian. intens yang mengarah kepada suara gemeretak tersebut mungkin juga menimbulkan kelegaan (meskipun sementara) terhadap rasa sesak atau nyeri pada punggung atau leher Anda. Dalam Bahasa Indonesia, disebut kebiasaan menggemeretakkan.

Tetapi, yang perlu diingat, tidak semua yang terasa baik itu memang benar-benar baik untuk Anda. Apakah hal tersebut termasuk kebiasaan menggemeretakkan tadi? Sebelum membahas baik atau tidaknya, tidak ada salahnya Anda mengenali kebiasaan tersebut.

Ketika Anda melakukan gemeretak pada tubuh, Anda tidak sedang meretakkan punggung. Tidak ada bagian tubuh yang terbelah, hancur atau, terpisah. Menurut Charla Fischer, seorang ahli bedah belakang di NYU Langone Health, ‘cracking your back’ atau menggemeretakkan bagian punggung Anda, merupakan non-klinis yang biasanya melibatkan gerakan tertentu yang mengarah pada suara yang muncul.

Gerakan tersebut meliputi gerakan memutar, membungkuk ke depan, atau bersandar ke belakang. Suara yang dihasilkan berasal dari kantong udara yang ada pada persendian. Sebenarnya, efek meringankan sakit didapatkan dari gerakan, bukan suara gemeretak itu sendiri.

Jika Anda merasa perlu untuk melakukan peregangan pada punggung, itu mungkin disebabkan oleh persendian Anda yang tidak sejajar, dan itu memengaruhi area di sekitarnya. Apabila dilakukan terus menerus, kemungkinan di sekitarnya akan mengencang, dan akan meningkatkan kekakuannya.

Apakah ada risiko lain berkaitan dengan kebiasaan menggemeretakkan tersebut? Secara umum, menurut David W Flatt, ahli chiropractor ortopedi mengatakan bahwa suara retakan tersebut akan menjadi tidak terlalu berisiko, jika dilakukan oleh seorang profesional.

Tetapi, ada risiko terbesar yang mungkin ditanggung, yaitu menciptakan hypermobilitas persendian, yang nantinya menimbulkan peningkatan rasa sakit, sehingga membuat hypermobilitas sendi menjadi rentan.

Charla Fischer, seorang ahli bedah tulang belakang di NYU Langone Health mengatakan bahwa ia umumnya lebih merasa khawatir terhadap orang yang meminta bantuan temannya untuk melakukan gerakan pada tubuh mereka.

Ketika orang yang tidak terlatih melakukan gerakan memutar, bisa saja mengakibatkan rasa sakit lainnya, misalnya mereka bisa saja menarik, mendorong, atau memutar terlalu keras, sehingga menyebabkan cedera otot seperti keseleo.

Menurut Todd Sinett, DC, seorang chiropractor dari New York mengatakan bahwa menggemeretakkan bagian tubuh dapat menyebabkan sakit seperti cedera otot atau ketegangan pada sendi. Anda juga bisa saja mengalami peregangan yang berlebih pada bagian belakang tubuh Anda (punggung). Lalu, kebiasaan menggemeretakkan leher Anda bisa membahayakan suplai darah ke kepala dan leher.

Idealnya, apabila Anda merasa membutuhkan gemeretak pada punggung, seorang chiropractor (terapis) akan memberikan pelatihan untuk mengevaluasi kebutuhan dan dari masalah yang sedang Anda hadapi.

Jika bagian belakang Anda menimbulkan bunyi gemeretak secara natural dan tidak dipaksa selama peregangan yang dilakukan, Anda dapat menikmatinya. Tetapi, dengan satu syarat, Anda tidak dengan sengaja melakukan peregangan untuk menimbulkan suara gemeretak pada bagian belakang tubuh Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: