Anjuran Menghindari Memencet Jerawat Terutama Pada Area ‘The Danger Triangle of The Face’

memencet, jerawat, bopeng, luka, kemerahan, wajah, ekstraksi, pasca, infeksi, segitiga, area, The Danger Triangle of The Face, thrombosis sinus cavernosus, peradangan, obat, totol, antibiotik, benzoyl peroxide, salicylic acid Kebiasaan buruk memencet jerawat (sumber: myfoxstyle.com)

Masalah kulit berupa jerawat mungkin merupakan keadaan yang dialami oleh sebagian besar orang. Walaupun beberapa di antaranya tidak mengalami jerawat dalam jumlah banyak dan jarang muncul.

Bagi sebagian orang, jerawat tidak bisa dibiarkan begitu saja. Maksudnya adalah, seseorang tidak sabar ingin segera menghilangkan jerawat dari wajah. Apabila Anda bukan termasuk orang yang senang melakukan treatment di klinik kecantikan, memencet jerawat menjadi solusinya. Hal itu dianggap cara paling cepat menghilangkan jerawat, padahal nantinya bisa saja berbekas yang butuh waktu lebih lama untuk memudarkannya.

Menurut dr. Gloria Novelita, SpKK, memencet jerawat merupakan cara paling sering dilakukan untuk mengatasinya, baik oleh laki-laki maupun perempuan. Padahal, memencet jerawat sama sekali bukan solusi baik untuk mengatasi masalah jerawat.

Akibat yang ditimbulkan setelah memencet jerawat biasanya adalah rasa nyeri. Biasanya, pada sebagian orang, rasa nyeri ini yang dijadikan sebagai tolak ukur Anda harus berhenti memencet jerawat.

Selain itu, Anda sendiri tidak mengetahui apakah tangan yang digunakan untuk memencet jerawat itu bersih atau tidak. Jika tangan ternyata kurang bersih, bisa menjadi jalan perpindahan bakteri, dari tangan ke wajah. Akibatnya, peradangan akan semakin parah. Dokter Gloria menambahkan bahwa apabila peradangan sudah parah, luka jerawat akan membekas dan menjadi bopeng.

Pada wajah dikenal adanya ‘The Danger Triangle of The Face’, di mana area ini merupakan istilah yang ditujukan untuk wilayah wajah dari mulai hidung hingga sudut mulut. Mengapa diberi istilah ‘danger’ atau jika diterjemahkan artinya berbahaya? Hal ini karena area pada wajah itu terdapat pembuluh darah vena yang terhubung langsung ke otak, sehingga jika terjadi infeksi akan memiliki risiko bakteri dan virus dapat menyebar dengan cepat bahkan hingga ke pusat sistem saraf.

memencet, jerawat, bopeng, luka, kemerahan, wajah, ekstraksi, pasca, infeksi, segitiga, area, The Danger Triangle of The Face, thrombosis sinus cavernosus, peradangan, obat, totol, antibiotik, benzoyl peroxide, salicylic acid

Area ‘The Danger Triangle of The Face’

Kondisi di atas dinamakan thrombosis sinus cavernosus yaitu keadaan di mana terjadinya penggumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah dalam otak dan di belakang soket mata. Jika tidak segera ditangani, infeksi pada area ini dapat berisiko pada kelumpuhan, kebutaan hingga kematian.

Menurut seorang ahli dermatologi di Los Angeles, Sandra Lee, mengatakan bahwa jika Anda pernah mengalami jerawat pada area ‘The Danger Triangle of The Face’, maka akan lebih mungkin mengalami thrombosis sinus cavernosus. Apabila peradangan dari jerawat telah menyebar, maka ada potensi mengalami kebutaan dan stroke.

Pernah ada suatu kejadian, seorang bernama Katie Wright harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pembengkakan pada area mata setelah ia memecahkan luka bengkak yang ia kira jerawat yang berada di bawah alisnya. Setelah mendapat penanganan medis, wanita ini didiagnosis mengalami penyakit selulitis atau infeksi serius. Risiko fatal yang dialami Katie ini berawal dari kebiasaannya memencet benjolan di wajah.

Selain itu, ada juga kejadian pria asal Zhejiang, China, di mana ia harus mengalami peningkatan kadar glukosa secara mendadak, sesak napas, bahkan matinya sejumlah jaringan kulit akibat ulahnya memecahkan bisul yang berada di atas bibir. Pada akhirnya, pria ini diketahui mengalami sepsis atau komplikasi infeksi yang serius akibat ulahnya yang mengakibatkan luka terbuka pada area segitiga berbahaya.

Lee menjelaskan bahwa daerah segitiga pada wajah itu tidak seseram yang dibayangkan. Ada obat antibiotik yang bisa menanganinya. Jika jerawat pada area itu semakin membesar dan menyebabkan masalah, Anda harus segera konsultasi ke dokter. Semakin cepat Anda memeriksakan diri, maka kemungkinan untuk dapat sembuh juga semakin besar.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Anda juga sebaiknya mengendalikan diri dengan tidak memencet jerawat atau komedo. Kecuali, Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelumnya. Mungkin saja Anda diizinkan untuk memencet jerawat dengan tangan yang bersih. Akan tetapi, segera hentikan apabila ternyata jerawat susah dikeluarkan. Namun, untuk menghindari risiko, sebaiknya Anda jangan memencetnya.

memencet, jerawat, bopeng, luka, kemerahan, wajah, ekstraksi, pasca, infeksi, segitiga, area, The Danger Triangle of The Face, thrombosis sinus cavernosus, peradangan, obat, totol, antibiotik, benzoyl peroxide, salicylic acid

Memencet jerawat hingga keluar sebum (sumber: fastcompany.com)

Meskipun bukan kejadian umum dan jarang terjadi, namun Anda tetap harus berhati-hati saat mengatasi jerawat yang berada di area segitiga berbahaya wajah. Hal itu karena kemungkinan bakteri masuk ke aliran darah tetap ada, terutama saat Anda memencet jerawat dalam kondisi tangan yang tidak steril.

Saat jerawat muncul, usahakan untuk tidak tergoda memencetnya, dan cukup oleskan obat jerawat yang sesuai dengan kulit Anda, baik itu menggunakan benzoyl peroxide dengan kadar tertentu, maupun salicylic acid.

Sebagai ganti dari memencet jerawat, Anda juga bisa mengaplikasikan produk seperti obat jerawat atau Clean & Clear Advantage Acne Spot Treatment. Produk itu berfungsi sebagai obat totol jerawat yang akan menyerang bakteri penyebab jerawat dan meredakan kemerahan.

Namun, jika jerawat terus meradang atau memiliki ukuran yang cukup besar dan tetap bertahan hingga lebih dari seminggu, jangan ragu untuk segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Usahakan untuk menghilangkan kebiasaan yang bisa memicu terjadinya infeksi seperti tidak mencabut bulu hidung (bagi pria), serta memencet jerawat dalam kondisi tangan atau alat yang tidak steril.

Tetapi, jika pada akhirnya Anda memencet jerawat, jangan lupa untuk melakukan perawatan pasca ekstraksi. Tips yang bisa dilakukan adalah pada jerawat yang terlihat akan muncul, segera bubuhkan produk seperti Thayers Alcohol-Free Rose Petal With Hazel Toner. Produk itu akan mendesinfeksi dan bekerja melawan bakteri serta memudarkan noda jerawat.

Namun, Anda tidak disarankan untuk memencet jerawat, walaupun sudah ada cara menangani pasca ekstraksi. Demi menghindari risiko yang tidak diinginkan, apabila ingin melakukan ekstraksi, sebaiknya pergi ke klinik kecantikan karena di sana sudah ada tenaga medis profesional yang akan membantu Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: