Ciri Anak Down Syndrome Ringan & Pengobatan yang Tepat

Anak Down Syndrome - penfieldbuildingblocks.orgAnak Down Syndrome - penfieldbuildingblocks.org

Down syndrome masih menjadi salah satu kondisi yang dikhawatirkan oleh para ibu, khususnya para ibu yang mengandung di usia yang berisiko seperti di atas 35 tahun. Masih belum dapat diketahui secara pasti apa penyebab sindrom down. Salah satu faktor risiko yang sangat berhubungan dengan kejadian down syndrome adalah usia sang ibu. Jika semakin tua usia ibu saat mengandung, maka semakin besar pularisiko terjadinya down syndrome.

Down syndrome disebabkan oleh kromosom yang abnormal dan ini adalah penyebab terjadinya cacat mental. Anak-anak penderita down syndrome mempunyai 47 kromosom, melebihi 1 kromosom daripada kromosom orang normal. Penyebab keadaan ini berkaitan dengan usia ibu saat mengandung. Berdasarkan penelitian, lebih dari 50% anak-anak down syndrome dilahirkan oleh ibu yang berumur 35 tahun ke atas. Penyebab utama hal ini terjadi tidak dapat dipastikan Sebagai tambahan, memang telah diketahui oleh umum bahwa sang ayah lah yang menyumbang kromosom berlebih dan bukannya sang ibu.

Anak-anak penderita down syndrome dapat dikenali sejak lahir karena fisik mereka yang jelas menunjukkan hal tersebut. Kebanyakan anak-anak penderita down syndrome mengalami cacat mental, baik itu ringan ataupun sedang. Mereka rata-rata mempunyai kondisi wajah yang hampir sama, kulit yang berlipat di bagian dalam mata, muka yang hampir rata, dan terkadang lidahnya menjulur keluar. Biasanya, mereka cenderung menjadi gemuk dan lebih pendek daripada anak-anak seusia mereka.

Baca juga:  Anak-Anak Suka Bertengkar? Bagaimana Solusinya?

Banyak anak penderita down syndrome mengalami masalah jantung yang membatasi kekuatan fisik mereka. Mereka juga biasanya mengalami kesulitan untuk bertutur kata dan lambat menguasai hal tersebut. Mereka hanya dapat menggunakan kalimat yang pendek dan sulit untuk berkata-kata. Kemampuan bertutur mereka lebih lambat daripada kemampuan kognitif mereka. Dalam aspek kemampuan motorik kasar dan motorik halus, kemampuan ini dapat dicapai oleh anak-anak down syndrome tetapi dalam proses yang lambat.[1]

Ciri Anak Down Syndrome

Anak yang menderita down syndrome memiliki penampilan yang dapat dikenali dengan kepala yang berukuran lebih kecil dan bentuknya tidak normal. Telinga dan mulut yang kecil dan lipatan tunggal di telapak tangan adalah tanda-tanda lain.[2]

Berbeda dengan anak yang down syndrome berat, anak down syndrome ringan kabarnya masih bisa memperoleh pendidikan umum seperti anak seusianya walaupun hasil pencapaiannya mungkin lebih rendah dari anak-anak lain. Pasalnya, anak down syndrome ringan cenderung sulit mempertahankan konsentrasi dalam waktu yang lama dan perhatiannya mudah teralihkan, demikian seperti dilansir Riliv.

Ciri Anak Down Syndrome - korestool.com

Ciri Anak Down Syndrome – korestool.com

Ciri lainnya dari down syndrome ringan umumnya kurang terlihat di usia awal. Pada beberapa kasus, sang orang tua baru mengetahui anaknya mengalami down syndrome setelah usianya lebih dari 3 tahun usai mengonsultasikan ke dokter jika perkembangan sang buah hati terlambat.

Baca juga:  5 Seleb Indonesia yang Kuliah di Luar Negeri Demi Pendidikan

Anak dengan down syndrome ringan sebagian besar tetap bisa berbicara dengan lancar, tetapi kekurangan perbendaharaan kata. Mereka biasanya sulit berpikir abstrak, namun masih dapat mengikuti kegiatan di sekolah dalam batasan tertentu. Saat umurnya menginjak 16 tahun, anak down syndrome ringan kemungkinan mencapai umur kecerdasan yang setara dengan anak usia 12 tahun. IQ-nya pun berkisar antara rentang 55-70 saja.

Anak down syndrome ringan kemungkinan tak luput dari masalah kesehatan lain seperti pendengaran, penglihatan, atau penyakit jantung, walau mungkin derajat keparahannya tak seperti penyandang down syndrome berat. Meski demikian, anak down syndrome terkadang mempunyai bakat terpendam yang bisa dibina atau dikembangkan, misalnya bakat menulis, bakat dalam memainkan musik, melukis, dan sebagainya.

Pengobatan Anak Down Syndrome

“Down syndrome memang tidak bisa diobati. Namun dengan dukungan yang baik dari keluarga, serta rutin menjalani terapi dan pemeriksaan ke dokter, penderita down syndrome dapat hidup mandiri dan terhindar dari komplikasi,” ujar dr. Tjin Willy, seperti dilansir Alodokter.

Mengajari Anak Down Syndrome - sdchamber.org

Mengajari Anak Down Syndrome – sdchamber.org

Setidaknya ada beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk penderita down syndrome supaya mereka tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri, misalnya saja dengan menjalani fisioterapi, terapi bicara, terapi okupasi, dan terapi perilaku.

Baca juga:  Merek Bedak Yang Dianggap Cocok Untuk Usia Remaja 14 Tahun

[1] Muhammad, JKA. 2007. Special Education for Special Children (hlm. 125-126). Terjemahan oleh: Sembodo E. Jakarta: Penerbit Hikmah.

[2]Misran, E dkk. 2014. Mutiara-Mutiara Istimewa. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: