Amankah Penggunaan ‘CBD’ Obat Anti Nyeri Saat Haid?

produk, obat, kapsul, CBD, ganja, untuk, menghilangkan, nyeri, kram, saat, menstruasi, haid, wanita, perempuan, miss v, vagina, anti nyeri, ibuprofen, bahan, kimia, konsultasi, dokter, obgyn, kram, alami, tanaman, bahaya, THC, aktif, cannabinoid, kanabionoid, ahli, kandungan, sakitIlustrasi: periode haid yang diikuti nyeri (sumber: medicalnewstoday.com)

Perempuan secara rutin mengalami menstruasi setiap bulannya. Tak sedikit di antara mereka yang mengalami kram perut sangat menyakitkan bahkan hingga jatuh pingsan karena tidak bisa menahan rasa sakit. Di California, Amerika Serikat terdapat produk obat yang baru saja dirilis yang diklaim berkhasiat dapat menghilangkan kram perut pada saat menstruasi.

Bahan utama dari obat anti nyeri ini adalah ganja. Obat ini berbentuk kapsul seperti tampon, kemudian dimasukkan ke dalam vagina dan akan bekerja secara alami untuk mengurangi rasa nyeri pada bagian perut. Berdasarkan keterangan dari perusahaan pembuat obat menyatakan, terdapat kandungan 60mg THC (Tetra-Hydro-Cannabinol) bahan yang berasal dari tanaman ganja.

Hal yang menarik dari produk ini yaitu tidak menimbulkan efek resah dan mabuk seperti mengkonsumsi ganja pada umumnya, melainkan langsung menghilangkan rasa sakit secara langsung pada sumber penyakit. Berdasarkan keterangan dari pabrik pengolahan ini menyatakan telah memproduksi obat dengan campuran secara tepat untuk langsung bekerja pada titik sumber penyakit.

Bahan aktif pada THC dan CBD yaitu cannabinoid reseptor langsung masuk ke dalam tubuh melalui formulasi spesial supositoria pada bagian pinggul atau perut. Para konsumen melaporkan merasakan efek secara signifikan setelah menggunakan produk ini mereka merasa menyatakan cepat mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman saat menstruasi.

Bahan kanabionoid secara langsung mempengaruhi sistem imun dan saraf pada bagian uterus, ovarium dan sekitar daerah jaringan otot. THC memiliki pengaruh positif pada sistem saraf, langsung menekan rasa sakit dan memberikan rasa nyaman secara cepat. Pada saat bersamaan bahan CBD juga menekan peradangan dan mengurangi kram pada perut.

Pada situs website resmi Fiora Relief, salah satu merek obat anti nyeri dengan bahan ganja, banyak testimoni yang dituliskan para konsumen yang puas dengan khasiat obat ini. 

produk, obat, kapsul, CBD, ganja, untuk, menghilangkan, nyeri, kram, saat, menstruasi, haid, wanita, perempuan, miss v, vagina, anti nyeri, ibuprofen, bahan, kimia, konsultasi, dokter, obgyn, kram, alami, tanaman, bahaya, THC, aktif, cannabinoid, kanabionoid, ahli, kandungan, sakit

Daun ganja sebagai bahan penghilang nyeri (sumber: Huffington Post)

Pengguna akun Keely Rae Stinner menuliskan, “Pada saat bangun tidur di pagi hari saya merasakan sakit perut yang begitu menyiksa karena menstruasi, saya langsung menggunakan produk ini. Saya memang selalu mengalami sakit kram pada perut saat sedang menstruasi dan setelah menggunakan produk ini sangat efektif menghilangkan rasa sakit,” tulisnya.

Produk Foria Relief sudah didistribusikan dan dijual dan baru tersedia di Colorado dan California karena hanya di daerah ini yang sudah melegalkan penjualan ganja di Amerika Serikat. Satu pak obat dijual seharga $44 atau sekitar Rp 500 ribu rupiah. Obat ini tersedia bagi wanita berusia 21 tahun ke atas yang boleh menggunakan obat ini. Pasien akan langsung merasakan efek dari obat ini selama 15-30 menit setelah menggunakan produk ini.

Untuk efek lebih lanjut mengenai obat ini masih dalam penelitian, tetapi banyak warga Amerika yang mendukung produk berbahan ganja ini karena kandungan bahan alami dan non-adiktif menjadi alternatif pengobatan konvensional pereda rasa nyeri. Tentu saja beberapa dokter masih meragukan khasiat obat ini yang menyatakan tidak memberikan efek mabuk.

Seorang dokter ahli kandungan, Jen Gunter memperingatkan, “Masih belum ada studi mendalam mengenai efek jangka panjang dari obat ganja pada uterus. Jumlah penggunaan THC berlebihan dapat menimbulkan penyakit berbahaya. Jika memiliki rasa nyeri saat menstruasi, kaum wanita disarankan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.”

Ganja yang dimasukkan ke organ intim wanita (Miss V) ini bukan untuk diselundupkan, melainkan untuk menghentikan nyeri haid. Ganja tersebut tentunya bukan lagi berupa dedaunan melainkan sudah dalam bentuk kapsul. Dan kapsul tersebut berisi campuran cannabidiol dan cocoa butter yang sudah diberikan THC (bahan kimia halusinogen ditemukan dalam obat kelas B).

Nantinya kaum hawa memasukkan kapsul tersebut ke dalam Miss V. Pil ini diciptakan untuk membuat otot lebih santai maksimal dan menghilangkan rasa sakit. Perusahaan yang sama sebelumnya juga telah merilis ganja pada produk pelumas atau lubrikasi untuk ‘meningkatkan kenikmatan seksual wanita’.

produk, obat, kapsul, CBD, ganja, untuk, menghilangkan, nyeri, kram, saat, menstruasi, haid, wanita, perempuan, miss v, vagina, anti nyeri, ibuprofen, bahan, kimia, konsultasi, dokter, obgyn, kram, alami, tanaman, bahaya, THC, aktif, cannabinoid, kanabionoid, ahli, kandungan, sakit

Kapsul CBD untuk mengatasi nyeri haid (sumber: seniorforcbd.com)

“Tanaman obat ini memiliki sejarah panjang dalam lintas budaya yang digunakan sebagai pembantu alami dalam mengurangi gejala yang berhubungan dengan menstruasi,” kata pendirinya Mathew Gerson seperti dilansir Mirror. Selain itu, lanjut Gerson, daerah pinggul berisi lebih banyak reseptor cannabinoid dibanding bagian tubuh lainnya, kecuali otak

Meski terkesan alami, amankah penggunaan CBD untuk meringankan rasa nyeri saat haid? Salah seorang obgyn di Medi-Spa, Carolyn DeLucia, MD, FACOG, mengatakan Anda mungkin telah diberitahu berkali-kali bahwa Anda tidak boleh memasukkan krim, gel, atau formula lain di dalam vagina Anda – bahkan jika perusahaan mengklaim ‘alamiah’ atau ‘teruji ginekologis’. “Hampir semua hal dapat mengubah pH vagina,” kata Dr. DeLucia.

Itu sebabnya ia menyarankan hanya menggunakan sabun tanpa aroma ringan di sekitar alat kelamin Anda, dan menghindari douching.

Maka dari itu, penting untuk berkonsultasi kepada obgyn atau penyedia layanan kesehatan Anda sebelum Anda mencoba supositoria CBD atau pengobatan rumah yang melibatkan CBD. Perlu diingat bahwa tidak ada dosis standar CBD, dan semua orang meresponsnya secara berbeda, sehingga Anda mungkin menemukan bahwa Anda lebih sensitif terhadapnya daripada yang lain.

Hal lain yang perlu diingat adalah meskipun produk ini dipasarkan untuk PMS, tidak ada jaminan bahwa produk tersebut akan berfungsi untuk kram Anda. Kram disebabkan oleh bahan kimia yang disebut prostaglandin yang menyebabkan otot-otot di dinding rahim berkontraksi, dan kita tahu bahwa obat anti-inflamasi non-steroid memblokir produksi prostaglandin secara langsung. Jadi, ketika datang ke kram, Anda mungkin lebih baik mengonsumsi ibuprofen atau obat serupa daripada menyelipkan CBD di vagina Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: