8 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Puasa

Yoga Yoga

Menjalankan ibadah puasa terkadang membuat orang merasa lemas dan malas melakukan karena khawatir akan kehausan. Padahal melakukan yang tepat dan di waktu yang tepat justru akan membawa beragam untuk Anda, mulai dari menurunkan berat badan, membakar lemak lebih maksimal, hingga mempermudah pembentukan .

Meski demikian, tidak semua jenis olahraga bisa Anda lakukan saat puasa. Pasalnya jika Anda terlalu memforsir diri Anda untuk berolahraga, maka hasilnya justru akan berakibat buruk pada Anda. Setidaknya ada beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda coba saat puasa, berikut ulasan lengkapnya.

Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Puasa

Jogging/Treadmill Ringan

Meskipun sedang berpuasa, jogging dengan intensitas yang ringan ternyata baik untuk dilakukan. Anda dapat melakukan jogging ringan beberapa jam setelah sahur di pagi hari dan/atau saat sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Melakukan jogging di pagi hari kabarnya akan memungkinkan Anda lebih bersemangat menjalani hari karena masih banyak energi yang tersimpan dalam tubuh usai makan sahur. Anda dapat mencoba jogging ringan selama 20-30 menit untuk menjaga kebugaran tubuh.

Jogging

Jogging

Renang

Olahraga air satu ini memang menyenangkan untuk dilakukan kapan saja, termasuk saat puasa. Renang dikenal sebagai jenis olahraga yang mampu membakar kalori cukup maksimal. Anda dapat mencoba mengisi waktu berbuka dengan berenang selama 30 menit. Berenang 30 menit disebut-sebut dapat membakar 360 kalori pada wanita dan 420 kalori pada pria. Akan tetapi jika Anda sedang berpuasa, harap berhati-hati supaya airnya tidak tertelan dan berpotensi membatalkan puasa.

Renang

Renang

Sit-up, Push-up, dan Plank

Jika Anda tergolong orang yang pemalas dan enggan keluar rumah hanya untuk berolahraga, maka tak ada salahnya mencoba olahraga ringan di tempat seperti sit-up, push-up, maupun plank. Walaupun ketiga latihan ini tergolong sederhana, rupanya sit-up, push-up, dan plank dikenal efektif untuk membangkit stamina serta membentuk otot tubuh Anda. Lakukan beberapa set latihan sit-up, push-up, dan plank selama 30 menit dan awali latihan Anda dengan pemanasan supaya tidak cedera.

Push-up

Push-up

Bersepeda

Tetap bergerak dan berolahraga ketika puasa pada dasarnya bisa membawa manfaat yang lebih untuk kesehatan Anda. Jika Anda suntuk dan bosan di rumah sembari menunggu waktu berbuka puasa, Anda bisa mengisi waktu dengan bersepeda mengelilingi kompleks rumah di sore hari. Anda bisa bersepeda sendiri atau mengajak pasangan, saudara, maupun rekan Anda agar kegiatan bersepeda terasa lebih menyenangkan. Bersepeda dengan intensitas ringan selama 1 jam disebut-sebut mampu membakar kalori hingga 300 kalori. Mantap sekali bukan?

Bowling

Bowling bisa dibilang sebagai jenis olahraga yang juga bersifat rekreasional. Bowling akan terasa menyenangkan jika Anda berkompetisi bersama beberapa rekan sekaligus. Permainan sekaligus olahraga ini tak hanya seru, tetapi juga bisa menjaga stamina Anda ketika puasa. Melakukan bowling sebelum berbuka puasa bisa membantu Anda tetap fit dan menjaga keseimbangan gerak tubuh.

Pilates

Pilates sudah lama dikenal sebagai jenis olahraga yang mampu memperbaiki postur tubuh dan melatih fleksibilitas Anda. Olahraga satu ini cocok dilakukan saat puasa karena bukan jenis latihan yang berintensitas tinggi, sehingga kemungkinan untuk membuat Anda kelelahan dan kehausan pun sangat kecil. Satu jam saja latihan Pilates kabarnya dapat membakar sekitar 200 kalori. Jika Anda tak tahu gerakan Pilates seperti apa yang bisa Anda coba, Anda dapat melihatnya dari video-video di YouTube atau semacamnya.

Yoga

Hampir mirip seperti Pilates, Yoga adalah jenis olahraga yang mampu membuat tubuh Anda tetap bugar sembari melatih pernapasan, menguatkan otot, serta meningkatkan konsentrasi. Gerakan Yoga yang santai bisa membuat Anda tetap berkeringat dan segar selama berpuasa. Anda bisa memilih berolahraga Yoga selama 30 menit dan hindari Yoga Bikram (Yoga di ruangan bersuhu tinggi) saat puasa, supaya Anda tidak dehidrasi.

Naik Turun Tangga

Walaupun kesannya sangat sederhana, sebenarnya olahraga naik turun tangga bisa Anda coba ketika berpuasa. Namun ingat, olahraga ini bisa sangat menguras tenaga dan berpotensi menimbulkan dehidrasi apabila Anda melakukannya secara berlebihan. Pastikan Anda mencoba naik turun tangga secara santai saja selama sekitar 10 menit untuk membakar sekitar 178 kalor dalam tubuh. Dan agar tidak kehausan, Anda dapat naik turun tangga sesaat sebelum berbuka puasa.

Waktu yang Tepat untuk Berolahraga Saat Puasa

  • Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, olahraga bisa dilakukan pada pagi hari setelah sahur lantaran pada pagi hari suhu udara masih segar. Komposisi olahraga yang dianjurkan adalah 70% kardio dan 30% angkat beban.
  • Untuk mempertahankan kekuatan otot, olahraga bisa dilakukan pada sore hari sekitar 1,5-2 jam sebelum buka puasa. Komposisi olahragan yang dianjurkan: 50% kardio dan 50% angkat beban.
  • Untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, maka olahraga yang dilakukan lebih tinggi dari latihan-latihan lain. Oleh sebab itu olahraga bisa dilakukan setelah berbuka puasa dengan komposisi yang dianjurkan 30% kardio dan 70% angkat beban.

Ketika melakukan olahraga saat puasa, sebaiknya pilih intensitas olahraga yang ringan dengan durasi antara 30-60 menit saja. Selain itu, hindari melakukan olahraga angkat beban yang terlalu ekstrem karena berpotensi menyebabkan cedera sendi atau otot serta menyebabkan komplikasi seperti tekanan darah rendah, hipoglikemia, dan pusing.

Sebelum memutuskan untuk menjalani olahraga tertentu saat puasa, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: