5 Kesalahan Makeup Penyebab Wajah Berjerawat

Jerawat, faktor, internal, eksternal, penyebab, pemicu, masalah, kulit, wajah, pori, kosmetik, makeup, kesalahan, bahan, foundation, alas, bedak, cuci, muka, riasan, ahli, dermatologi, kecantikan, Gadis remaja mengaplikasikan makeup

merupakan satu masalah yang meski umum terjadi namun tetap saja mengganggu. Tidak hanya membuat wajah menjadi tak nyaman karena rasa nyeri yang ditimbulkan, akan tetapi juga membuat penampilan wajah menjadi kurang enak dilihat. Bahkan jika jerawat yang diderita sudah cukup parah, bisa meninggalkan bekas berupa flek hitam atau bopeng. Hal ini tentu akan menurunkan tingkat kepercayaan diri.

Seringkali orang mempercayai mitos yang berkembang di masyarakat yang mengaitkan jerawat dengan masalah kebersihan atau akibat banyak mengonsumsi makanan berlemak. Pada dasarnya jerawat muncul akibat adanya sumbatan di saluran kelenjar minyak yang kemudian terinfeksi bakteri propionibacterium acnes. Kemudian terjadilah proses inflamasi atau peradangan, sehingga timbul jerawat.

Sementara jerawat yang kemudian tampak, baik itu yang berukuran kecil tanpa peradangan (komedo), yang meradang dan bernanah di puncaknya, hingga yang sebesar biji jagung atau umumnya disebut jerawat batu (cystic acne), pada dasarnya memiliki penyebab yang sama. Hanya tingkat keparahannya saja yang berbeda. Dan tingkat keparahan ini yang disumbang oleh berbagai latar belakang.

Penyebab Munculnya Masalah Jerawat

Terjadinya jerawat pada umumnya disebabkan oleh sejumlah faktor antara lain akibat adanya sumbatan, produksi minyak berlebih, atau infeksi bakteri. Namun, beberapa kondisi lain juga bisa memicu terjadinya jerawat. Terutama sangat berkaitan dengan kondisi tubuh dan perlakuan terhadap .

Faktor keturunan umumnya menjadi penyebab orang bisa berjerawat parah. Secara genetik, peluang berjerawat dapat diturunkan melalui sifat-sifat gen yang mempengaruhi kondisi kulit sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya jerawat. Misalnya, kelenjar minyak kulit yang overaktif dan perbedaan kemampuan regenerasi kulit yang tidak normal. Regenerasi sel kulit yang tidak normal menyebabkan penumpukan sel kulit mati pada pori. Kondisi ini tentu memperbesar kemungkinan terjadinya penyumbatan pada saluran kelenjar minyak kulit dan peradangan, karena aktivitas bakteri yang memang menyukai tumpukan lemak.

Jerawat, faktor, internal, eksternal, penyebab, pemicu, masalah, kulit, wajah, pori, kosmetik, makeup, kesalahan, bahan, foundation, alas, bedak, cuci, muka, riasan, ahli, dermatologi, kecantikan,

Munculnya jerawat yang mengganggu

Faktor hormonal juga dapat memicu makin parahnya jerawat. Aktivitas hormonal yang meningkat seperti menjelang menstruasi atau di masa memasuki usia pubertas, membuat kelenjar minyak kulit menjadi overaktif. Namun hal ini hanya terjadi pada orang-orang tertentu yang kondisi kulitnya sangat berminyak. Jadi, perubahan hormonal tidak selalu menyebabkan seseorang jadi berjerawat.

Nah, selain faktor-faktor internal tadi, jerawat juga bisa diperparah atau dipacu oleh faktor eksternal. Pada , penggunaan yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation dapat memicu munculnya jerawat. Penggunaan atau produk seperti pembersih wajah yang terlalu berminyak (mengandung minyak) dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Begitu juga penggunaan bedak yang mengandung foundation. Foundation yang terkandung pada bedak, menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

Anda bisa saja mengobati jerawat dengan membeli skin care atau obat jerawat, bahkan mengunjungi dokter untuk perawatan. Namun, tahukah Anda hal-hal lain yang kerap Anda abaikan namun justru menjadi penyebab munculnya jerawat ? Anda mungkin akan terkejut ketika mengetahui munculnya jerawat berkaitan dengan make up yang digunakan. Dirangkum dari laman Womens Health, beberapa ahli dermatologi dan penata rias mengungkapkan, kesalahan make up secara umum menjadi alasan timbulnya jerawat di wajah, termasuk:

Salah Menggunakan Foundation atau Alas Bedak

David Lortscher, seorang dokter kulit sekaligus pendiri Curology mengatakan, secara teknis, kebanyakan makeup tidak menyebabkan jerawat, tetapi bahan-bahan tertentu dapat menyumbat pori-pori, yang membantu bakteri penyebab jerawat tumbuh. Lortscher menyarankan penggunaan foundation berlabel non-comedogenic, hypoallergenic, atau mineral-based untuk mengurangi risiko iritasi pada kulit atau menyumbat pori-pori.

Menutup Jerawat Dengan Alas Bedak

“Banyak pasien saya menutupi jerawat mereka dengan alas bedak yang cukup tebal, dan itu benar-benar menunda proses penyembuhan dan berpotensi menyebabkan iritasi lebih lanjut,” kata Craig Austin, seorang profesor klinis dermatologi dan pencipta Cane + Austin. Udara yang tidak bisa masuk ke jerawat dapat menyebabkan penghambatan dalam proses penyembuhan. Austin menyarankan untuk mengobati jerawat sebelum menerapkan foundation apapun. Ada baiknya untuk tidak menggunakan riasan ketika wajah berjerawat. Karena hal itu justru menyebabkan infeksi.

Mengaplikasikan Makeup Menggunakan Tangan

Jerawat, faktor, internal, eksternal, penyebab, pemicu, masalah, kulit, wajah, pori, kosmetik, makeup, kesalahan, bahan, foundation, alas, bedak, cuci, muka, riasan, ahli, dermatologi, kecantikan,

Salah satu kesalahan makeup yang berisiko menimbulkan jerawat

“Jari membawa banyak kuman dan dapat mengiritasi kulit jika Anda mengaplikasikan riasan dengan tangan Anda,” jelas Austin. Sebagai gantinya, gunakan kuas makeup atau spons untuk merias wajah, dan bersihkan alat makeup tersebut secara teratur.

Menggunakan Kuas Makeup Kotor

Jika Anda tidak rutin mencuci kuas dan alat riasan Anda, mereka bisa menjadi penyebab di balik jerawat wajah Anda. Kuas basah adalah tempat berkembang biak bagi bakteri, dan jika Anda menggeseknya di atas wajah Anda hari demi hari tentu itu suatu hal yang tidak baik. Cristina Bartolucci, penata rias selebriti dan pendiri lini kosmetik alami PEEK Beauty, menjelaskan cara membersihkan kuas makeup dengan benar. “Perlakukan rambut kuas make up Anda seperti rambut kepala anda. Cuci kuas make up sekali seminggu. Ini akan membantu menghilangkan bakteri. Sementara untuk spons make up, cuci dengan sabun dan air panas kemudian peras sampai kering,” jelas Bartolucci.

Tidak Rutin Mencuci Wajah Sebelum Tidur

Jika Anda hanya menggunakan tisu pembersih untuk menghapus riasan di malam hari, itu tidak cukup. “Sangat penting untuk sepenuhnya menghapus riasan sebelum tidur, terutama jika Anda memiliki riasan wajah penuh,” jelas Joshua Zeichner, dokter kulit dan direktur penelitian kosmetik dan klinis. “Pada siang hari, kotoran dan minyak dapat terperangkap di bawah riasan yang tebal, meningkatkan risiko Anda untuk terserang jerawat.” Zeichner menyarankan untuk membersihkan make up sebelum tidur atau melakukan pembersihan ganda sebelum tidur.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: