Waspadai 11 Bahaya Fluoride Dalam Pasta Gigi yang Belum Anda Ketahui

Menggosok gigi Menggosok gigi

Memiliki gigi putih bersinar merupakan salah satu dambaan setiap orang, apalagi bagi mereka dengan pemikiran bahwa penampilan merupakan sebuah hal yang harus diprioritaskan. Selain itu, ketika tersenyum dan berbicara dengan tampilan gigi putih dan bersih maka rasa kepercayaan diri seseorang pun semakin tinggi. Untuk merawat gigi pun sangat mudah, Anda hanya perlu menggunakan pasta gigi saja. Dan perlu Anda ketahui bahwa kandungan zat pada setiap pasta gigi berbeda-beda, tetapi sebagian besar pasta gigi pasti mengandung fluoride di dalamnya. Lalu banyak juga pertanyaan muncul seputar fluoride dan salah satunya, apakah kandungan fluoride pada pasta gigi ini berbahaya bagi kesehatan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya kita akan mengulas sedikit mengapa ada fluoride di dalam hampir semua produk pasta gigi yang ada walaupun beberapa produk pasta gigi tidak menggunakan banyak sekali fluoride di dalamnya. Berbeda dengan jenis pasta gigi anak-anak dengan kandungan fluoride sedikit ataupun produk pasta gigi herbal dengan tidak ada kandungan fluoride, banyak alasan mengapa produk pasta gigi saat ini menggunakan fluoride.

Fluoride sendiri merupakan sebuah senyawa dengan manfaat untuk mengatasi hilangnya mineral pada gigi karena asam yang diakibatkan oleh bakteri dan sisa-sisa makanan yang tertinggal dalam gigi. Dan itulah alasan utama mengapa pada hampir semua produk pasta gigi pasti mengandung fluoride.

Dan ada beberapa jenis orang yang perlu memenuhi kadar fluoride dalam jumlah banyak seperti jika orang yang sedang menjalani diet karbohidrat, orang dengan keluhan mulut kering dan bau mulut, terkena penyakit gusi, memiliki kebiasaan ngemil berlebihan, menggunakan kawat gigi, dan memiliki riwayat kerusakan gigi seperti berlubang dan gigi keropos.

Namun penggunaan atau kandungan fluoride yang berlebih dalam pasta gigi tentunya juga tidak baik terutama bagi kesehatan, untuk itu akan lebih baik jika Anda menggunakan pasta gigi sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebagai fakta yang dilansir dari halosehat.com bahwa setiap orang membutuhkan fluoride dalam jumlah berbeda tergantung dari usia, gender, dan adanya gangguan maupun penyakit pada gigi. Kandungan fluoride dalam tubuh jika berlebihan akan sangat berbahaya bahkan dapat menyebabkan beberapa macam penyakit.

Bahaya Fluoride dalam Pasta Gigi

Pasta gigi

Pasta gigi

  1. Fluorosis. Efek yang samping yang sering timbul pada anak-anak ketika mereka memiliki kadar fluoride berlebih dalam tubuh yang dapat dilihat secara fisik, yaitu timbulnya bercak kecoklatan bahkan kehitaman pada gigi. Ini merupakan salah satu gejala pengapuran pada gigi atau bisa juga disebut fluorosis.
  2. Kerusakan Tulang. Memang fungsi utama fluoride adalah untuk memperbaiki dan menjaga tulang, namun tidak bagi para lansia. Hal ini karena kandungan fluoride berlebihan pada lansia dapat menyebabkan beberapa kerusakan tulang tidak hanya pengeroposan tetapi juga patah tulang.
  3. Kerusakan pada Otak. Berikutnya merupakan bahaya fluoride dalam pasta gigi yang perlu anda waspadai yaitu kerusakan pada otak. Tidak hanya kerusakan saja, kandungan fluoride berlebihan juga dapat mengganggu sistem saraf sehingga dapat meningkatkan risiko terhadap alzheimer.
  4. IQ Rendah. Berhati-hatilah ketika Anda menyikat gigi anak-anak, pastikan anda memperhatikan dosis pasta gigi anak yang Anda gunakan. Terlalu banyak fluoride pada anak juga dapat mempengaruhi perkembangan otak terutama IQ. Jika seorang anak memiliki kadar fluoride tinggi dalam tubuhnya, ini bisa saja menghambat perkembangan otak anak sehingga IQ-nya akan rendah.
  5. Penurunan Fungsi Tiroid. Untuk efek samping yang dapat dirasakan para remaja dengan kandungan fluoride berlebih dalam tubuh yaitu penurunan fungsi tiroid. Ketika fungsi kelenjar tiroid menurun, remaja tersebut cenderung memiliki kesulitan dalam menurunkan berat badan. Selain itu juga mereka akan mudah lelah, depresi dan memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung.
  6. Kerusakan Sistem Reproduksi. Selain penurunan fungsi tiroid pada tubuh seorang remaja, adapun bahaya fluoride dalam pasta gigi lainnya yaitu, kerusakan maupun gangguan pada sistem reproduksi. Ini berlaku bagi para remaja yang baru saja memasuki usia pubertas, ada baiknya untuk tidak terlalu banyak dalam menggunakan pasta gigi. 
  7. Pubertas Dini. Penumpukan fluoride pada remaja juga dapat menyebabkan pubertas dini. Hal ini kebanyakan dialami oleh remaja putri di mana mereka akan mengalami menstruasi 5 bulan lebih awal dibanding dengan remaja putri dengan kadar fluoride cukup dalam tubuhnya.
  8. Demensia pada Lansia. Demensia sendiri merupakan salah satu gangguan pada fungsi otak, sekilas memang hampir sama dengan alzheimer di mana orang mengalami penurunan fungsi. Namun berbeda dengan alzheimer selain mengalami sedikit hilang ingatan, para lansia dengan gangguan demensia juga mengalami hilang kemampuan dalam hal tertentu.
  9. Keracunan. Mungkin kasus keracunan fluoride sangat sedikit dan jarang sekali ditemui, namun pada beberapa kasus keracunan fluoride dalam pasta gigi dapat menjadi sebuah ciri di mana orang tersebut memiliki jenis penyakit tertentu. Pada orang dengan jenis penyakit seperti diabetes, ginjal, dan malnutrisi akan memiliki risiko cenderung lebih tinggi dapat keracunan fluoride.
  10. Hiperaktif. Pada anak-anak selain mengalami pengeroposan pada gigi, penumpukan fluoride dalam tubuh juga mengakibatkan mereka cenderung hiperaktif. Apabila hiperaktif ini tidak segera diatasi maka ada beberapa hal yang perlu diwaspadai yaitu tingkat resiko tinggi terhadap gangguan mental seperti autis.
  11. Gangguan pada Otot. Selain mengalami keropos dan gangguan tulang, pada beberapa lansia ditemukan kasus terganggunya fungsi otot di bagian tubuh tertentu seperti lengan dan kaki.

Itulah bahaya fluoride dalam pasta gigi yang perlu Anda waspadai ketika menggunakan pasta gigi. Semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: